Suara Denpasar - Tewasnya Aluna Sagita (26) dengan leher terikat kabel rol menyisakan kesedihan bagi rekan-rekan yang ditinggalkan. S
ebab, korban selama ini dikenal sebagai sosok yang periang dan mudah akrab serta gampang bergaul.
Ada dugaan, Aluna Sagita yang kelelahan usai menservis pelaku hingga empat kali sebelum akhirnya tewas dibunuh pria yang belum jelas identitasnya tersebut.
Hanya saja berdasar pemeriksaan di sekitar tempat kejadian perkara atau TKP. Petugas kepolisian dari Resort Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, memang menemukan jejak empat kon*om habis pakai.
Yakni di sebuah indekos di Griya Tambora, Jalan Tukad Batang Hari I, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.
"Untuk pelaku masih lidik," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi Minggu (1/1) kepada denpasar.suara.com.
"Modus pelaku, mengikat leher korban dengan kabel rol sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya peristiwa menggegerkan itu, terjadi pada Sabtu (31/12) kemarin, sekitar pukul 19.30 WITA.
Kronologinya, pada malam tersebut korban sudah diketahui tewas oleh saksi bernama Heri Nuryanto dan saksi Shopi Ariani.
Baca Juga: Viral Video Gading Marten Peluk Islam Dibimbing Ustaz Abdul Somad, Cek Fakta Sebenarnya
Saat itu, kedua saksi datang ke TKP dan menyaksikan TKP dalam keadaan sudah ramai.
Kemudian, melihat di depan kamar korban ada tukang kunci yang berusaha membuka pintu dari luar.
Lalu, setelah pintu dibuka korban terlihat sudah terlentang dalam keadaan telanjang dengan leher terikat kabel rol dan lidah menjulur keluar.
Kepala menghadap ke arah timur, kaki ke barat dengan sebelah ditekuk, handuk di pinggang warna Abu-abu hitam dan baju warna hitam di leher korban, dengan kejadian tersebut saksi melapor ke Polsek Denpasar Selatan.
Barang bukti yang ditemukan di TKP, satu bungkus rokok merk Marlboro, baju korban, satu buah tas yang berisi make up dan kondom yang blm terpakai, empat buah kondom bekas dipakai, satu kabel listrik yang digunakan pelaku, satu buah jam tangan milik korban, satu buah cincin milik korban.
"Belum ditemukannya barang-barang milik korban berupa dua buah handphone merk Iphone 11 dan Iphone 6 s dan identitas korban," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi