Bisnis / Keuangan
Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta yang terus mengalami penguatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,15 persen ke level 7.174 pada perdagangan hari Kamis, 7 Mei 2026.
  • Penguatan indeks dipicu sentimen positif peluang perdamaian Amerika Serikat dan Iran yang menurunkan harga minyak dunia secara signifikan.
  • Sektor keuangan menjadi penopang utama kenaikan pasar saham yang turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbang tinggi hingga akhir perdagangan, Kamis, 7 Mei 2026. IHSG ditutup naik 1,15 persen atau menguat ke level 7.174.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG ditopang sentimen positif global terkait peluang tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang turut menekan harga minyak dunia.

"Optimisme akan segera tercapainya kesepakatan damai antara AS-Iran telah mendorong berlanjutnya koreksi harga minyak WTI dan Brent hingga di bawah level US$100 per barel," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta yang terus mengalami penguatan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Turunnya harga minyak dinilai membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi global dan pelebaran defisit anggaran.

Pasar menilai jika AS dan Iran benar-benar mencapai kesepakatan damai, maka tekanan terhadap harga energi global berpotensi semakin mereda.

Sentimen positif tersebut juga mendorong mayoritas indeks saham di kawasan Asia ditutup di zona hijau.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah turut menguat 0,3 persen ke level Rp17.320 per dolar Amerika Serikat, seiring pelemahan indeks dolar AS.

Secara sektoral, saham sektor keuangan menjadi penopang utama penguatan IHSG dengan kenaikan sebesar 2,01 persen.

Sebaliknya, sektor basic materials menjadi satu-satunya sektor yang mencatat pelemahan terdalam dengan koreksi 1,62 persen.

Baca Juga: Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih menunjukkan peluang penguatan lanjutan.

"Penyempitan histogram MACD IHSG berlanjut dan berpotensi membentuk Golden Cross. Stochastic RSI berlanjut menguat di area pivot," tulis Phintraco.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji area resistance di kisaran level 7.200 pada perdagangan Jumat (8/5/2026).

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 39,96 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 23,16 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,64 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 370 saham bergerak naik, sedangkan 315 saham mengalami penurunan, dan 274 saham tidak mengalami pergerakan.

Load More