Suara Denpasar - Setelah Dewa United FC mengakhiri kerjasama dengan Nil Maizar pada akhir musim putaran pertama BRI Liga 1 2022-2023 Indonesia ini Dewa United FC secara resmi memperkenalkan sosok penggantinya.
Dewa united FC resmi memperkenalkan sosok pelatih baru Jan Olde Riekerink sebagai pelatin baru pada Minggu, 1 Januari 2022 di laman resmi klub.
CEO Dewa United FC, Ardian Satya mengungkapkan bahwa terpilihnya pelatih Asal Belanda ini lebih karena pengalamannya melatih di berbagai negara termasuk Asia.
“Jan Olde Riekerink adalah sosok pelatih yang kenyang akan pengalaman, bukan hanya di Eropa, namun juga benua lainnya seperti Asia dan Afrika,” ucap Ardian Satya.
Ardian juga berharap kedatang Jan Olde ke Dewa United FC dapat mengangkat performa tim pada putaran kedua BRI Liga 1 2022-2023 Indonesia.
“Dengan pengalaman yang ia miliki, tentunya kami berharap coach Jan Olde Riekerink adalah sosok yang tepat untuk mengangkat performa tim di putaran kedua Liga 1 nanti,” tambah Ardian.
Rekam Jejak Jan Olde Riekerink
Jan Olde Riekerink merupakan pelatih kelahiran 22 Februari 1963. Ia mengawali karir sebagai pelatih di tim muda Aja Amsterdam selama tujuh tahun yaitu pada 1995 sampai 2002.
Pada tahun 2022, Riekerink dipercaya menjadi pelatih kepala salah satu klub terkuat di Liga Belgia yaitu KAA Gent.
Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Ingin Jadi Caleg, Sang Istri Khawatir dan Mayoritas Anaknya Tak Setuju
Selanjutnya, Riekerink menjabat sebagai asisten pelatih FC Porto pada musim 2005-2006, atau dua musim setelah klub tersebut menjuarai Champion Eropa.
Kemudian Riekerink melanjutkan karirnya di benua Asia dengan menjadi direktur umum pembinaan usia muda di CFA (Chinese Football Association) sekaligus menjadi pelatih kepala tim nasional Cina untuk ajang olimpiade.
Pada tahun 2015, Riekerink menjalin kerjasama dengan klub Asal Turki, Galatasaray. Di sana, ia bekerja sama dengan beberapa pemain top dunia seperti Wesley Sneijder dan Lukas Podolski.
Riekerink di sana bertahan selama dua musim dan mempersembahkan gelar Turkish Cup dan Turkish Super Cup.
Pada musim 2018-2019, Riekerink kembali ke negaranya Belanda untuk menjadi pelatih klub SC Heerenveen.
Semusim di sana, Riekerink memulai petualangan baru ke Benua Afrika dengan menangani klub ternama di negara tersebut FC Cape Town City pada tahun 2019-2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan
-
Huawei Enjoy 90 Pro Max Bocor! Baterai 8.500mAh Siap Gegerkan Pasar HP Midrange
-
Wisata Bus Tanpa Atap di PIK: Pengalaman Menikmati Jakarta dari Perspektif Baru yang Tak Biasa!
-
Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
Bencana Hidrometeorologi Terjang Sejumlah Daerah saat Lebaran 2026
-
Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?