/
Senin, 02 Januari 2023 | 19:15 WIB
Ketua DPD II Golkar Badung, Wayan Suyasa saat membagikan daging babi 11 ton jelang hari Galungan. (IST)

Suara Denpasar - Setiap jelang Galungan sejak beberapa tahun terakhir, Ketua DPD II Golkar Badung, Wayan Suyasa rutin membagikan daging babi.

Meski demikian, Wayan Suyasa yang juga Wakil Ketua DPRD Badung tak ingin apa yang dilakukan dibanding-bandingkan dengan yang lainnya.

Termasuk Suyasa tidak ingin kegiatan Golkar tersebut dibandingkan dengan tokoh maupun partai lain, termasuk PDI Perjuangan.

"Ini acara rutin enam bulan sekali, yaitu setiap Galungan untuk melestarikan tradisi mepatung," kata Wayan Suyasa disela-sela pembagian daging Babi di Sekretariat DPD II Golkar Badung, Senin (2/1/2023).

Suyasa menyatakan, bagi-baggi daging babi saat Galungan ini sebagai ucapan syukur dan terima kasih darinya.

"Cuma untuk kali ini daging babi jumlahnya 11 ton," ujar Suyasa lagi 

Politisi yang dijagokan untuk merebut kursi Badung 1 itu menjelaskan perayaan Galungan sebelumnya, pihaknya membagikan 9 ton daging babi.

"Dari 9 ton sekarang jadi 11 ton. Kami harap masyarakat tidak melihat dari segi jumlah, tapi bagaimana kami melestarikan budaya dan tradisi menjelang Galungan," kata Wayan Suyasa.

Pihaknya juga tidak ambil pusing dengan anggapan pihak lainnya. Termasuk jika menyebut dirinya pencitraan.

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Bawa Sinyal Giri Prasta Gubernur Bali 2024?

"Dalam dunia politik sah-sah saja orang membahasakan bantuan kami ini. Yang jelas bagi kami, bantuan ini sebagai bentuk apresiasi, penghargaan dan terima kasih kami kepada masyarakat Badung," tegasnya.

Yang penting baginya, masyarakat khususnya kader dan simpatisan Golkar dapat menikmati daging babi disaat hari Galungan.

Peternak babi, lanjut dia juga mendapat manfaat dari penjualan Babi. 

"Ke depan kami harap agenda ini bisa menjadi agenda rutin pemerintah untuk melestarikan tradisi dan membantu UMKM terutama peternak babi," harapnya. (*/Aryo)

Load More