Suara Denpasar - Bupati di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini ingin pindahkan Gunung Agung Bali ke daerahnya yaitu Kabupaten Malaka, kok bisa?
Adalah Bupati Kabupaten Malaka Dr. Simon Nahak S.H., M.H. Dia mengistilahkan ketelatenan para petani di Bali terlihat memukau seperti Gunung Agung Bali.
Sebagai Kabupaten baru yang mekar pada tahun 2012 lalu, Simon Nahak ingin mempelajari beberapa metode pertanian di Bali untuk diterapkan di Kabupaten Malaka demi kemajuan pertanian di Kabupaten Malaka.
Hal itu karena menurut Simon Nahak, Kabupaten Malaka memiliki beberapa persamaan dengan Bali terutama di bidang pertanian.
"Mengapa harus di Bali karena saya lihat banyak persamaan, antara lain masyarakat Bali begitu rapi menata pertanian bahkan kita lihat ada sentralisasi kawasan-kawasan yang banyak kita pelajari," ucap Simon Nahak kepada denpasar.suara.com.
Menurutnya metode pertanian di Bali memang sangat kompleks untuk dipelajari, dengan demikian pihaknya akan mengambil beberapa bagian saja untuk dipelajari yang salah satunya adalah pengelolaan air lewat Subak.
"Bicara pertanian itu kan tidak bisa lari dari pengairan, bagaimana masyarakat Bali bisa mengatur pengairan lewat subak, untuk memindahkan Gunung Agung Bali ke Malaka itu omong kosong, tapi setidaknya ada poin-poin yang kami bisa pelajari," pungkas Simon Nahak yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Pasca Sarjana Universitas Warmadewa Bali sebelum menjadi Bupati Malaka.
Untuk diketahui, pernyataan tersebut disampaikan Simon Nahak saat seminar dengan tajuk 'Pengembangan Pertanian Di Kabupaten Malaka Berbasis Teknologi' yang diselenggarakan oleh diaspora (warga perantau) Malaka yang ada di Bali pada Sabtu, 7 Januari 2023.
Dalam seminar tersebut menghadirkan seorang peneliti pertanian dari Universitas Warmadewa Bali, Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, M.P yang juga sebagai Ketua Program Studi Magister Sains Pertanian Program Pascasarjana Universitas Warmadewa. (*/Dinda)
Baca Juga: 7 Fakta Film A Man Called Otto Dibintangi Tom Hanks, Tayang 13 Januari
Berita Terkait
-
Ketahuan Begini Bareng Sarwendah, Akhirnya Betrand Peto Dipulangkan ke NTT oleh Ruben Onsu? Cek Faktanya!
-
Hari Ke-7 Pencarian 2 WNA yang Terseret Arus Diamond Beach, Ini Laporan Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida
-
Klub Terkaya Putaran Kedua BRI Liga 1, Persib Bandung dan Persija Bersaing, Ini Kekayaan PSIS sampai Bali United
-
Anggota Polisi di Bali Ditusuk Usai Terlibat Perkelahian di Kelab Malam
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi