Suara Denpasar – Perseteruan Nikita Mirzani dengan Ivan Gunawan soal dukun santet akhirnya sudah selesai. Namun, Nikita menjelaskan perseteruan itu usai hanya dengan Ivan Gunawan saja. Sedangkan dengan Maharani Kemala masih tetap berlanjut.
Melansir Suara Denpasar dari channel YouTube, Nikita Mirzani mengungkapkan bahwa Ivan Gunawan secara gentleman sudah minta maaf kepadanya.
"Udah Alhamdulillah Ka Igun udah WhatsApp,” ucap Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani juga menjelaskan bahwa Ivan Gunawan datang ke rumahnya, namun, ia tidak bisa menemuinya dikarenakan sudah tidur.
“Tadi malem dia mau dateng, cuman Niki syuting disini pagi-pagi live kan jadi jam 22.30 WIB udah tidur. Terus Ka Igun sampe rumah itu katanya Ka Igun jam setengah dua belas, jadi Niki udah tidur,” tambah Nikita Mirzani.
Agar permasalahan dengan Ivan Gunawan tidak lagi dipertanyakan, jadi Nikita Mirzani kembali mempertegas permasalahannya dengan Ivan Gunawan.
“Pokoknya Niki perjelas ya, masalah Niki sama Ka Igun sudah selesai karena ka Igun sudah minta maaf secara gentelman ya, sudah case close,” tegas Nikita Mirzani.
Seperti diketahui, Beberapa hari lalu Nikita Mirzani mengaku bahwa dirinya akan disantet oleh Ivan Gunawan dan Maharani Kemala.
Disini juga Nikita Mirzani mengatakan permasalah dengan Ivan Gunawan sudah selesai, sementara dengan Maharani Kemala masih belum.
Baca Juga: Pekerja Tewas di Sumur Minyak PHR, Disnaker Riau Bikin Tim Investigasi
“Kalau sama temannya itu yang satu lagi (Maharani Kemala, red) itu belum selesai karena dia belum minta maaf,” tutur Nikita Mirzani. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Instagram Hilang, Nikita Mirzani Tak Henti Ingatkan Bunda Corla Bayar Pajak di Jerman
-
Tak Terima Nikita Mirzani Dihujat, Loly Pasang Badan sambil Marah-Marah: Persis Emaknya!
-
Sombong Banget, Nikita Mirzani Ngaku Siap Masuk Penjara Lagi: Hidup Lempeng Aja Mana Seru
-
Nikita Mirzani Bantah Akun Instagram Hilang: Tidak Hilang tapi Diperbaiki
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026