Suara Denpasar - Rumor Park Heng Seo bakal mengarsiteki Timnas Indonesia menguat akhir-akhir ini. Apalagi saat ini Park Heng Seo sedang menganggur karena tidak memperpanjang kontrak di Timnas Vietnam.
Selain itu, posisi Shin Tae-yong juga masih diujung tanduk karena saat ini EXCO PSSI masih membicarakan nasibnya di Timnas Indonesia.
Walaupun Shin Tae-yong masih memiliki kontrak sampai November 2023, namun banyak pihak seperti dari EXCO PSSI sendiri Haruna Soemitro untuk tidak memperhatikan kontrak pelatih berusia 52 tahun tersebut.
Mencuatnya isu pemecatan tersebut karena kegagalan Shin Tae-yong membawa timnas Indonesia juara Piala AFF 2022. Park Hang-seo dirasa sosok yang tepat untuk menukangi skuad Merah Putih.
Kita tahu bahwa pencapaian Park Heng Seo di Piala AFF 2022 lebih baik dari Timnas Indonesia. Pasalnya pada turnamen terakhir bersama 'The Golden Star' dirinya berhasil menembus babak Final.
Menjawab isu dirinya bakal menggantikan rekan senegaranya tersebut, Park Heng Seo memberikan jawaban menohok bahwa juniornya tersebut telah bekerja dengan baik di Timnas Indonesia.
"Tidak, bukan itu masalahnya. Pelatih Shin Tae Yong bekerja dengan baik [di Indonesia], bagaimana saya bisa ke sana?" kata Hang-seo dikutip media Korea Selatan YTN, Minggu (22/01/2023).
Selain itu dirinya juga mengkritisi beberapa media yang membuat tulisan soal dirinya bakal menggantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Dirinya menjelaskan bahwa artikel soal dirinya bakal menggantikan mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut memberikan informasi yang salah.
Baca Juga: Ditarget 14 Hari Kelar, Buldozer Mulai Ratakan Kios di Jalan Perwakilan
"Dari sudut pandang saya, artikel itu salah informasi. Saya tidak berpikir begitu sama sekali. Pelatih-pelatih Korea bekerja dengan baik. Bagaimana saya bisa (menggantikan mereka)," tutur mantan pelatih Timnas Vietnam tersebut.
Sampai saat ini, Park Hang-seo belum memutuskan akan melatih klub atau negara manapun. Namun hanya saja, ia menjamin tidak akan membesut Timnas Korea Selatan yang merupakan negara asalnya.
Alasan lainnya Park Hang-seo ogah menukangi Korea Selatan karena usianya yang sudah tidak muda. Menurutnya, banyak pelatih yang umurnya jauh di bawahnya dan memiliki kemampuan lebih baik ketimbang dirinya.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang
-
Belajar Melambat dan Bernapas di Tengah Riuh Bundaran Satam Tanjung Pandan
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
-
Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata