Suara Denpasar - Pihak Universitas Udayana (Unud) akhirnya mengakui bahwa mitra proyek pembangunan asrama Unud, yakni PT Waskita Karya Realty menyerah untuk membangun asrama dengan sistem kemitraan.
Di mana, Unud hanya menyediakan lahan seluas 4,5 hektare. Sedangkan biaya pengerjaan dibebankan kepada mitra dengan kompensasi kontrak hunian di asrama untuk mitra dalam jangka waktu tertentu.
Menyerahnya Waskita Karya Realty itu diduga karena tidak adanya lagi kewajiban bagi mahasiswa tinggal di asrama.
Jadi, dari hitung-hitungan bisnis tentu akan sangat sulit mengembalikan dana yang sudah dikeluarkan.
Perihal mundurnya Waskita Karya Realty sebagai mitra akhirnya diakui oleh Ketua Panitia yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes.
"Nike dah, mereka belum bisa mendapatkan beberapa persetujuan sesuai ketentuan sehingga Unud dipersilakan melalukan proses ulang," katanya ketika dikonfirmasi soal mundurnya mitra proyek Unud.
"Niki sudah resmi diberikan ke Unud lewat surat dan sudah dikeluarkan SK Pencabutan oleh Rektor," tukasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya pengerjaan proyek yang dicanangkan pada Februari 2022 itu menarik minat mitra.
Sebab, ada kewajiban mahasiswa untuk tinggal di asrama. Di sisi lain, jumlah mahasiswa Unud mencapai 21 ribu yang tentu makin meyakinkan mitra untuk mengeluarkan dana.
Baca Juga: Unud Heboh! Dugaan Penyelewengan Dana SPI Belum Tuntas, Polda Telisik Proyek Molor FH dan FEB
Namun, hal itu buyar setelah ada penolakan dari mahasiswi dan orang tua mahasiswa baru. Di mana akhirnya pihak Rektor mencabut istilah wajib bagi mahasiswa tinggal di asrama. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia
-
ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali