Suara Denpasar - Sayonara proyek pembangunan asrama Universitas Udayana (Unud) atau Udayana Integrated Student Dormitory dipastikan mangkrak dan tak berlanjut.
Hal ini menyusul pihak mitra, yakni PT Waskita Karya Realty mengaku sudah menstop dari daftar proyek mereka.
Hal itu diungkapkan Sekper Waskita Pusat Ratna Ningrum saat dihubungi denpasar.suara.com, Rabu 25 Januari 2023. "Sudah tidak lanjut sudah beberapa waktu lalu," katanya singkat.
Sayang, dia tidak menjelaskan apa yang menjadi kendala proyek itu tidak dilanjutkan.
Hanya saja, kuat dugaan ini terkait penolakan mahasiswa soal kewajiban harus tinggal di asrama bagi mahasiswa baru.
Hal ini tentu menjadi pertimbangan kuat kontraktor sekaligus mitra tersebut. Mengingat, untuk pembiayaan dan juga pendirian gedung semuanya dari pihak mereka.
Jika tidak ada kewajiban mahasiswa tinggal di sana. Tentu, untuk balik modal sangat sulit di dapat atau malah akan menanggung kerugian jika berlanjut.
Untuk diketahui pada awal tahun 2022. Integrated Student Dormitory yang berlokasi di Kampus Jimbaran.
Udayana Integrated Student Dormitory merupakan asrama mahasiswa yang dilengkapi berbagai sarana penunjang sebagai fasilitas pendukung kawasan kampus terpadu Unud.
Baca Juga: Waduh Pihak Unud Tak Tahu Proyek Distop Kontraktor, Klaim Proyek Asrama Unud Berlanjut
Akan didirikan di lahan seluas 4,5 hektar yang berlokasi di Kampus Bukit Jimbaran.
Groundbreaking atau peletakan batu pertama dilaksanakan ditanggal cantik yakni Selasa (22/02/2022) yang dihadiri oleh Irjen Kemendikbudristek mewakili Mendikbudristek, Wakil Gubernur Bali, Wakapolda Bali, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua DPRD Badung, Camat Kuta Selatan, Lurah Jimbaran, Bendesa Adat Jimbaran, Pimpinan dilingkungan Unud, Perwakilan DPM dan BEM Unud serta Perwakilan dari Mitra yakni PT Waskita Karya Realty dan beberapa undangan lainnya.
Namun, asrama itu ditolak oleh mahasiswa, dan orang tua calon mahasiswa baru. Sebab, sempat muncul kebijakan bahwa calon mahasiswa baru angkatan 2022 wajib tinggal di asrama.
Di sisi lain, nilai sewa asrama terbilang begitu tinggi dan dirasakan memberatkan. Setelah di demo, akhirnya Rektor Unud tidak mewajibkan calon mahasiswa tinggal di asrama. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Satu Orang Berangkat Haji, Satu Kampung Ikut Mengantar hingga Menginap di Jalan
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang