Suara Denpasar - Universitas Udayana atau Unud yang menjadi Universitas Negeri terbesar di wilayah Nusa Tenggara belakangan menjadi sorotan publik.
Belum usai kasus dugaan penyelewengan Dana Pengembangan Institusi (SPI) yang sebelumnya bernama uang pangkal dan ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
Kini dugaan ketidakberesan proyek pembangunan gedung di lingkup Unud malah ditelisik jajaran penyidik Polda Bali.
Proyek molor atau belum tuntas itu adalah pembangunan Gedung Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB). Dua gedung itu sedianya harus selesai pada akhir Desember 2022.
Bahkan pada Senin 9 Januari 2023, tim Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali melakukan kunjungan ke lokasi proyek dua gedung itu di wilayah Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.
"Kami menyikapi informasi dari masyarakat terkait proyek yang belum selesai. Proyek ini semestinya rampung pada akhir Desember 2022," papar Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus AKBP Suinaci saat ditanya awak media. "Yang kami cek ada beberapa proyek," imbuh dia.
Berdasar pengecekan di lapangan diketahui untuk proyek pembangunan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan progres mencapai 78 persen.
Sedangkan gedung Fakultas Hukum mencapai 85 persen. Terungkap juga bahwa informasi masyarakat ada benarnya karena proyek tidak berjalan dengan semestinya. Dan, kini proyek diperpanjang hingga 50 hari ke depan, di mana kontraktor dikenakan pinalti denda. ***
Baca Juga: Mangkir Terus, Jaksa Bisa Panggil Paksa Saksi Dugaan Penyimpangan Dana SPI Unud
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan