Suara Denpasar- Persib Bandung mengusung banyak misi saat menjamu Borneo FC pada Kamis (26/1) sore, salahsatunya bisa menyingkirkan Persija Jakarta di klasemen dan menutup aib pelatih sebelumnya.
Kemenangan atas Borneo FC menjadi harga mati bagi Persib Bandung jika ingin memuluskan empat misi penting ini.
Misi pertama adalah menutup aib pelatih Persib Bandung sebelumnya Robert Alberts yang sempat dihancurkan 4-1 di kandang Borneo FC pada putaran pertama Liga 1 2022 Agustus silam.
Kekalahan tersebut diangap sangat memalukan lantaran harus diberondong banyak gol oleh Borneo FC.
Karena itu untuk menutup aib kekalahan di era Robert Alberts, maka kemenangan kini diusung pasukan Persib di bawah racikan Luis Milla.
Misi kedua Persib Bandung adalah mengusung misi pembalasan. Bahkan khusus untuk misi ini sangat ditekankan oleh Luis Milla kepada skuatnya.
Dia bahkan sampai menyebut berkali-kali ungkapan 'pembalasan' sebelum laga Persib vs Borneo FC digelar.
“Dalam sepakbola memang selalu ada kesempatan untuk melakukan pembalasan. Kami ingin bermain dengan motivasi tinggi untuk menghadapi pertandingan ini dengan dinamis dan positif. Tim kami juga sedang berada dalam momentum yang bagus dan kami ingin melakukan pembalasan di laga ini,” kata Luis Milla dikutip dari laman resmi klub, Kamis (26/1).
Untuk menuntaskan misi tersebut, Milla berharap anak asuhnya bisa bermain dengan determinasi tinggi.
Misi ketiga yang bisa diusung Luis Milla bersama pasukannya adalah rekor tak terkalahkan di 12 laga secara beruntun.
Persib Bandung sejak diracik Luis Milla belum pernah kalah setidaknya dalam 11 laga beruntun.
Jika menang melawan Borneo FC, maka ini adalah rekor ke 12 kali secara beruntun tak bisa dikalahkan.
Misi ke empat ini dianggap sebagai misi yang sangat penting, selain adu gengsi juga bisa meneguhkan diri jika Persib layak di puncak klasemen sementara Liga 1.
Misi itu adalah menyingkirkan pesaingnya Persija Jakarta yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1.
Jika Persib Bandung menang, maka Persija akan tergeser ke posisi dua klasemen.
Tag
Berita Terkait
-
Fabiano Beltrame Akhiri Musim Lebih Cepat, Persis Solo Krisis Bek Tengah
-
CEK FAKTA: Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam Dilirik Shin Tae yong untuk Piala Asia, Posisi Nadeo Tergusur?
-
Cara Tak Biasa Ditempuh Borneo FC untuk Kalahkan Persib Bandung, Tepat H-1 Pemain dan Pelatih Datangi Anak-anak Yatim
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Kulit, Hasil Cerah Bertahap
-
Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
-
Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak
-
Ditodong Ikut Marapthon Season 3, Baskara Putra: Ke Dokter Aja Bingung, Apalagi ke Sana
-
Won Kyu Bin Terpilih Perankan Kim Bong Seok di Moving 2, Disney Buka Suara
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok