Suara Denpasar - Anggota DPR RI Komisi IV, Kang Dedi Mulyadi memberikan komentar terhadap isu perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun.
Menurutnya, Indonesia harus berubah dari desa, karena desa penyumbang terbesar bagi kemajuan ekonomi bangsa.
Dia menjelaskan bahwa segala sesuatunya lahir dari desa seperti sumber daya alam, hasil pertanian, air bersih, batu bara, emas, nikel dan semua sumber daya lainnya ada di desa.
Yang menjadi persoalan adalah kenapa desa selalu menjadi paling belakang untuk mendapat perhatian demi kemajuan desa.
Seiring perjalanan waktu, kata Kang Dedi Mulyadi perubahan pembangunan di desa mulai diperhatikan dengan mendapat bantuan dana desa dari pemerintah pusat.
"Tetapi seiring dengan perubahan pembangunan kita bisa memasuki era desa sebagai otonom dan mendapat dana desa. Tapi dana desa lagi-lagi sering kali mendapat problem bagi para kepala desa, banyak kepala desa yang mengalami masalah hukum karena dana desa," tukas Kang Dedi, dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis, (26/1/2023).
Namun, terkait tuntutan para kepada desa untuk memperpanjang masa jabatan menjadi 9 tahun tersebut menurut Kang Dedi tidak ideal karena terlalu lama.
"Yang menjadi problem tu gini loh, kan tidak semua juga kepala desa ini bisa memimpin desanya dengan baik, sehingga kalau tidak memimpin desanya dengan baik maka yang 6 tahun itu bisa terkoreksi pada pemilihan berikutnya. Kalau 9 tahun, lama."
"Itu problemnya jadi 6 tahun kali 3 periode itu jauh lebih demokratis karena regulasinya berlangsung 6 tahun sekali tidak usah menunggu terlalu lama apabila kepemimpinannya tidak sesuai harapan publik, kalau kepemimpinannya sesuai harapan maka pasti terpilih lagi di periode betikutnya," pungkas mantan Bupati Purwakarta itu. (*/Dinda)
Baca Juga: 4 Fakta Smugglers, Film Action Terbaru 2 Bintang Korea Kim Hye Soo dan Yum Jung Ah
Berita Terkait
-
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Para Kades Diminta Miliki Pusat Data
-
Santer Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun, Pakar Hukum: Pemimpin Terlalu Lama Cenderung Diktator Dan Korup
-
Perpanjangan Jabatan Kades Jadi Perdebatan, Pakar Hukum Ingatkan Potensi Terjadinya Korupsi
-
Kacau, Lapor Kang Dedi! Bulan Madu Fitra-Luftiah Digerebek Aparat Desa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK