/
Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:00 WIB
Striker PSIS Semarang Carlos Fortes Geram ke Oknum Suporter, Ze Valente Sebut Tak Belajar dari Tragedi Kanjuruhan (Ig @carlosfortes99oficial)

Suara Denpasar - Striker PSIS Semarang Carlos Fortes hingga gelandang milik Persebaya Ze Valente dibuat geram dengan kejadian yang menimpa Arema FC.

Seperti diketahui, usai laga Arema FC kontra PSS Sleman (26/1) lalu, bus yang membawa rombongan pemain Arema FC diserang oknum suporter dengan cara dilempari batu dan batako hingga banyak yang terluka.

Kabar ini kembali dibagikan oleh akun Instagram @pengamatsepakbola hingga mendapat komentar langsung dari Carlos Fortes dan Ze Valente.

“Bus yang dinaiki pemain Arema FC diserang oleh oknum suporter setelah pertandingan melawan PSS Sleman. Penyerangan ini membuat kaca bus menjadi pecah dan pemain berlari ke bagian depan bus untuk menghindari pecahan kaca. Sebuah aksi yang tidak layak dilakukan.. semoga pelakunya tertangkap,” bunyi keterangan pada unggahan @ pengamatsepakbola.

Ulah para oknum suporter tersebut membuat Carlos Fortes dan Ze Valente tak habis pikir. Padahal sebelumnya peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang masih meninggalkan luka untuk sepakbola Tanah Air.

“Setelah tragedi (Kanjuruhan) terjadi kami semua berdoa,” kata Carlos Fortes.

“Tolong hargailah para pemain!! Ajari orang-orang untuk pergi ke stadion hanya untuk menikmati pertandingan atau jangan sama sekali!!,” tambahnya seraya menambahkan emotikon marah.

Sementara itu Ze Valente yang juga eks pemain PSS Sleman merasa tak habis pikir sekaligus malu dengan kejadian  ini.

“Kita tidak belajar apapun dari tragedi kemarin. Saya merasa malu,” kata Ze Valente. (*/Dinda)

Baca Juga: Presiden Jokowi Targetkan Tekan Angka Stunting hingga 14 Persen di 2024

Load More