Suara Denpasar - Polemik antara pihak Ferry Irawan dan Venna Melinda semakin memanas. Keluarga Ferry masih mempertanyakan alasan penahanannya.
Pengacara keluarga Ferry Irawan Sunan Kalijaga mengatakan pihaknya ingin proses hukum berjalan secara terang benderang tanpa pengaruh dari opini publik.
Hingga saat ini Ferry Irawan memang merasa tak melakukan kekerasan rumah tangga (KDRT) kepada Venna Melinda.
“Keluarga ingin sekali mendengar karena apa sih mas Ferry itu ditahan. Kalau dibilang melakukan kekerasan KDRT, dugaan tersebut disanggah oleh mas Ferry karena mas Ferry merasa tidak pernah melakukan pemukulan ataupun kekerasan-kekerasan lain,” kata Sunan Kalijaga, dikutip dari Kanal Cumicumi, Minggu (29/1).
Hal serupa disampaikan oleh adik Ferry Irawan Maya, ia berharap agar publik berhenti menghakimi sang kakak. Maya membantah jika suami Venna Melinda itu melakukan KDRT.
“Untuk masalah KDRT saya mohon pada publik juga supaya tidak mendzholimi kakak saya, karena bagaimana pun kakak saya tetep seorang yang tidak melakukan KDRT,” ujarnya.
“Kalau misal kita bicara tentang kejadian yang ada, kejadian itu kan cuma mereka berdua yang tau. Jadi gak ada orang lain, kalaupun saksi juga gak ada gitu,” tambah Maya.
Namun Venna Melinda telah menunjukan bukti medis dugaan KDRT oleh Ferry Irawan. Didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea, ia menunjukan hasil tes medis berupa retakan di tulang rusuk dan hidung nya.
“Ini ada bukti medisnya dimana terjadi retak,” kata Hotman.
Baca Juga: Persita Tangerang Kutuk Penyerangan Bus Persis Solo, Netizen: Usut Tuntas Oknum!
Ia mengatakan bahwa tudingan dari beberapa pihak yang menyebut jika darah di hidung Venna Melinda adalah bohong merupakan fitnah yang kejam.
“Ini bukti medis bahwa secara medis bermasalah, jadi tidak benar dan adalah fitnah dari pihak sana bahwa itu darah bohong-bohongan. Itu sangat kejam,” ujarnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
Cari Healing di Tengah Alam Asri? 5 Rekomendasi Wisata Alam Memukau di Sukamakmur Bogor
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Digelar Besok, Dimeriahkan Penyanyi Internasional Inisial B
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
-
Menteri Hanif Datangi TPA Muara Fajar Pekanbaru Lihat Teknologi Methane Capture
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik