Suara Denpasar - Pemain manchester united Mason Greenwood telah dibebaskan dari segala tuduhan yang disangkakan terhadap dirinya.
Polisi Greater Manchester ( GMP ) hari ini mengumumkan bahwa proses pidana terhadap pemain berusia 21 tahun itu hari ini telah dihentikan. Striker berusia 21 tahun itu telah didakwa dengan percobaan pemerkosaan, terlibat dalam perilaku dan penyerangan yang mengontrol dan memaksa, tuduhan yang berkaitan dengan wanita yang sama.
Namun dalam sebuah pernyataan hari ini, Kepala Inspektur Michaela Kerr, Kepala Perlindungan Publik GMP, mengatakan:
"Mengingat liputan media yang signifikan dari kasus ini, wajar jika kami berbagi berita bahwa pria berusia 21 tahun, yang telah ditangkap dan didakwa sehubungan dengan penyelidikan yang dibuka pada Januari 2022, tidak lagi menghadapi proses pidana terkait hal ini," dilansir manchestereveningnews.co.uk
"Tim investigasi tetap berhubungan secara teratur dengan tim hukum, memberikan pembaruan catatan, dan memahami alasan penghentian proses pada tahap ini, dan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah."
"Terlepas dari kepentingan media dan publik dalam kasus ini, kami telah memutuskan untuk tidak mengomentarinya secara lebih rinci." rilisnya.
Greenwood, yang bergabung dengan United saat berusia enam tahun, telah diskors oleh klub selama proses pengadilan. Dia tidak bermain sepak bola profesional selama setahun. Pertandingan terakhir yang dimainkan untuk United adalah pertandingan Premier League melawan West Ham pada 22 Januari tahun lalu.
Sekitar seminggu kemudian, pada 30 Januari, Greenwood ditangkap setelah seorang wanita membuat serangkaian postingan di Twitter. Dia ditangkap dan diskors oleh United sejak saat itu. (Rizal/*)
Baca Juga: PMN Gelar Diskusi Publik Untuk Tingkatkan Kapasitas Kepemudaan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa