Suara Denpasar - Persib Bandung dijadwalkan akan menjamu PSS Sleman pada laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2022/2023.
Dalam laga yang akan berlangsung pada Minggu (5/2/2023) besok, Persib Bandung pun melakukan persiapan yang matang dalam menghadapi PSS Sleman.
Seperti pertandingan sebelumnya, Persib tentu akan bekerja keras untuk bisa melanjutkan tren positif di Liga 1 2022/2023.
Dimana, Persib Bandung dalam 20 laga yang dilewati sudah meraih kemenangan selama 13 kali.
Namun sayang dalam persiapan menjamu PSS Sleman, Luis Milla Pelatih Persib Bandung justru menghilang dari sesi latihan yang digelar pada Jumat 3 Februari 2023 malam kemarin.
Luis Milla menghilang dari sesi latihan malam Persib Bandung tentu ada alasannya.
Pelatih asal Spanyol tersebut terpaksa tidak menemani David da Silva dan kawan-kawan lantaran mengalami sedikit gangguan kesehatan.
Menurut keterangan asisten pelatih, Manuel Perez Castellana, Mila terpaksa beristirahat karena mengalami sedikit gangguan kesehatan.
“Ya, kondisi coach sedikit menurun. Tapi, itu bukan masalah besar. Beliau hanya membutuhkan sedikit istirahat dan besok sudah bisa memimpin tim,” ujar Manu dilansir melalui laman resmi persib.co.id, Sabtu 4 Februari 2023.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal?
Meskipun tanpa dihadiri Milla, seluruh pemain tampak tetap serius menjalani latihan yang digelar mulai pukul 18.30 WIB tersebut.
Skuad Pangeran Biru diberikan latihan dengan intensitas tidak terlalu tinggi. Dijalankan oleh para asisten pelatih, sentuhan bola menjadi fokus pada latihan kali ini. Tak hanya itu, para pemain juga diberikan simulasi penguasaan bola secara individu.
Sementara itu, para penjaga gawang, termasuk kiper anyar, Mario Fabiyo Londok mendapatkan porsi latihan ekstra. Anak asuh Luizinho Passos berlatih 30 menit lebih awal dibandingkan pemain yang lainnya.
Untuk diketahui, Persib Bandung resmi akan menjamu PSS Sleman pada laga besok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pukul 15.00 WIB. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Drama 8 Kartu Kuning dan 2 Kartu Merah di PTIK, PSM Makassar Bungkam Arema FC 1-0
-
Usai Fix Lepas 3 Pemain, Forward Rp4,78 Miliar Kirim Tanda Merah ke Luis Milla, Hilang Dari Skuad Persib Bandung Karena Ini
-
Luis Milla Terpaksa Lepas 3 Pemain Demi Sukseskan Karir di Luar Persib Bandung, Pelatih Persija Beda Pandangan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati