Suara Denpasar - Meski Kabupaten Purwakarta setiap tahun terus mengalami surplus produksi beras dan tahun 2022 lalu surplus beras mencapai 63 ton berdasarkan data yang disampaikan Pemkab Purwakarta melalui situs resminya.
Bahkan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian juga memperkirakan kembali produksi beras di Kabupaten Purwakarta untuk bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2023 dengan produksi beras sebanyak 58.646 ton.
Sementara, kebutuhan beras masyarakat Purwakarta selama tiga bulan mulai Januari sampai dengan Maret sebanyak 25.503 ton.
Maka diperkirakan kembali akan mengalami kondisi surplus beras sebanyak 33.143 ton di Kabupaten Purwakarta.
Kendati Kabupaten asal daerah anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi surplus beras setiap tahunnya. Ternyata Kabupaten Purwakarta ini bukan termasuk daerah 3 besar daerah penghasil beras tinggi di Provinsi Jawa Barat.
Jika berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional. Dari hasil perhitungan BPS ada 3 Kabupaten penghasil beras terbesar di Provinsi Jawat, diantaranya.
Kabupaten Indramayu terletak di Provinsi Jawa Barat, memiliki luas panen padi 215,731 hektar. Dari luas ini, diperoleh produksi padi 1.376.429,68 ton gabah kering giling (GKG) atau produksi berasnya sebesar 789.657,71 ton.
Baca Juga: Arsul Sani PPP Akui Masih Ada Kelompok yang Gencar Gaungkan Penundaan Pemilu
Kabupaten produksi beras tertinggi kedua masih ditempati oleh kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat, yakni Karawang.
Sama halnya dengan Cianjur, Kabupaten Karawang pun dikenal dengan memiliki beras yang rasanya khas sehingga menjadi favorit oleh masyarakat Jabodetabek.
Kabupaten Karawang memiliki luas panen padi 185.807 hektar, diperoleh produksi padi 1.117.814 ton GKG sehingga diperoleh produksi beras 641,290 ton.
Posisi ketiga kabupaten produksi tertinggi masih ditempati kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Yaitu Kabupaten Subang.
Kabupaten ini berada diantara Kabupaten Karawang dan Indramayu. Luas panen padi Kabupaten Subang 156.298,50 hektar, produksi padinya sebesar 942.932 ton GKG dan produksi berasnya sebesar 540.960 ton. ***
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kang Dedi Dicibir Netizen Disebut Sibuk Ngonten, Bukan Kerja di DPR Benarkah?
-
Merasa Tak Dihargai Kang Dedi Mulyadi, Wanita Ini Beri Teguran Hampir Menangis Menahan Amarah
-
BPS Sebut Pemerintah Sulit Capai Target Penurunan Kemiskinan, Wapres Yakin Mampu
-
Keterlaluan! Isi Chat Dijadikan Bukti Persidangan, Ambu Anne Pilih Blokir Dedi Mulyadi
-
Viral! Usai Kades Hoho Bertato, Kini Giliran Kades Cikaramas Berambut Mohak, Kang Dedi: Yang Penting Kerja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh