Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong memberikan komentar mengenai belum bergabungnya sejumlah pemain ke TC Timnas U-20 di Jakarta.
Salah satunya adalah Persib Bandung yang sampai hari Rabu, 08 Februari 2023 belum melepas pemainnya ke Timnas Indonesia U-20.
Tiga pemain Persib Bandung yang dipanggil Shin Tae yong ke Timnas Indonesia U-20 adalah Robi Darwis, Kakang Rudianto dan Ferdiansyah.
"Belum hadirnya pemain-pemain itu menjadi masalah. Kami tidak bisa berbuat apa-apa di latihan. Saya gelisah dan bingung." Kata Shin Tae yong dikutip dari Antara, Rabu (8/2/2023).
Bahkan, Shin Tae yong memohon agar klub mengizinkan pemainnya untuk bergabung ke Timnas Indonesia U-20 untuk persiapan Piala Asia U-20 Maret 2023 nanti.
"Saya memohon sebesar-besarnya bantuan dari klub. Saya benar-benar minta tolong," Lanjutnya.
Luis Milla Terpaksa Melepas?
Dengan permohonan Shin Tae yong tersebut, Luis Milla tentunya harus melepas tiga pemainnya ke Timnas Indonesia U-20.
Pasalnya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga menyatakan hal sama dengan memohon agar klub mengizinkan pemain gabung Timnas.
"Dengan rasa hormat saya memohon kepada klub yang pemainnya belum bergabung dengan timnas agar segera mengirimkan pemainnya," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Plan B
Terlepas dari itu, tiga pemain Persib Bandung yang dipanggil Shin Tae yong yakni Robi Darwis, Kakang Rudianto dan Ferdiansyah merupakan pemain backup atau plan B Luis Milla di dalam skuad.
Namun, Jika Marc Klok, Henhen Herdiana CS Cedera, Luis Milla harus memilih opsi lain karena sudah tidak bisa menggunakan tiga pemain tersebut. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Jagoan Baru Persib Bandung: Lahir di Filipina dan Keturunan Jepang, Kok Julukannya Preman Tasik
-
3 Pemain Tajikistan yang Kudu Diwaspadai Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Termasuk Eks Persebaya
-
Big Match! Bali United Kehilangan Pemain Berkontribusi Besar, Persib Bandung Kedatangan Sosok Tenaga Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026