Suara Denpasar – Penyanyi Ressa Herlambang mengaku mengalami kebangkrutan pada usaha keluarganya yang mencapai Rp12 miliar.
Akibat hal itu, Ressa Herlambang dan keluarganya harus dikejar polisi karena tidak bisa membayar utang.
Hal itu juga membuat Ressa Herlambang harus meminjam uang kepada beberapa rekan di dunia entertainment, di antaranya Raffi Ahmad dan Yadi Sembako.
Namun sejak mengalami kebangkrutan pada tahun 2010 lalu, Ressa Herlambang mengakui belum mampu membayar utangnya kepada Raffi Ahmad sebesar Rp5 juta.
Ressa Herlambang pun mengaku sudah bertemu dengan Raffi Ahmad dan menceritakan kisahnya hingga memberanikan diri untuk meminjam uang kepada suami dari Nagita Slavina tersebut.
Raffi Ahmad pun memberikan respons tak terduga atas hal itu.
Raffi Ahmad dikatakan tidak mengaanggap uang Rp5 juta yang diberikannya kepada Ressa Herlambang adalah utang.
Atas hal itu, Ressa Herlambang pun berharap Raffi Ahmad ikhlas memberikan uang yang pernah dipinjamnya tersebut dan bisa tetap silaturahmi.
"Ya mudah-mudahan dia juga sudah ikhlas. Mudah-mudahan ke depan bisa silaturahmi terus. Ya alhamdulillah lah, bisa ketemu langsung dan ucapin terima kasih sama Raffi," kata Ressa Herlambang dikutip mellaui Suara.com, Kamis 9 Februari 2023.
Baca Juga: Panas! Bernardo Tavares Ikut Protes Shin Tae-yong, TC Timnas Indonesia Merugikan PSM Makassar
"Alhamdulillah hari ini saya ketemu sama dia. Ya kangen ya, alhamdulillah dia senang, saya senang. Tadi akhirnya aku jelasin sama dia," ujar Ressa Herlambang.
Ressa Herlambang pun mengaku bahwa dengan kondisinya saat ini, Raffi Ahmad tetap merangkul dirinya.
Raffi Ahmad dikatakan memberikan ia semangat untuk bisa kembali ke puncak kesuksesan sebelum keluarganya bangkrut.
"Dia bilang, 'Yuk, bro, bangkit lagi bro'," ucap Ressa Herlambang.
Sementara itu, uang Rp5 juta ke Yadi Sembako dikatakan sudah dikembalikan dari bertahun-tahun lalu.
Diakui pula, saat mengalami kebangkrutan ia hanya mendapatkan pinjaman uang dari dua rekannya tersebut, sedangkan sisanya menolak. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat