/
Minggu, 12 Februari 2023 | 21:27 WIB
Soal Utang Rp50 Miliar, Anies Baswedan atau Sandiaga Uno Berbohong? (Instagram @aniesbaswedan/ IST)

Suara Denpasar - Anies Baswedan menjelaskan tentang uang Rp50 miliar dalam Pilkada Jakarta 20217 yang ramai disebut sebagai utangnya yang tidak ia lunasi. 

DiLansir dari You tube Merry Riana, Jumat (10/2/23) Anies menjelaskan bahwa pada masa kampanye itu banyak sekali sumbangan, ada yang pihaknya ketahui maupun tidak. Juga ada yang memberikan dukungan langsung dari relawan dan tim.

"Dan ada pinjaman sebenarnya dukungan yang pemberi dukungan ini meminta dicatat sebagai utang," jelas Anies.

Uang Rp50 milyar sendiri ternyata bukan milik Sandiaga Uno melainkan milik pihak ketiga yang sampai saat ini namanya belum muncul ke publik. 

Karena pihak ketiga tersebut meminta untuk di catat sebagai utang maka dibuatlah dokumen perjanjian yang berisi tentang pembayaran uang Rp50 milyar itu.

"Di dalam surat itu saya menyampaikan apabila Pilkada kalah, maka saya berjanji saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan. Apabila kami menang Pilkada maka ini dinyatakan sebagai bukan utang dan tidak perlu di selesaikan," lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu. 

Anies dan sandi pada akhirnya berhasil menang dalam Pilkada Jakarta. Keduanya pun menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017 - 2022. Sehingga Anies menganggap bahwa uang Rp 50 milyar sudah bukan utangnya. 

"Jadi tidak ada sebuah utang yang hari ini harus di lunasi," Anies mengakhiri ceritanya terkait dengan uang sebesar Rp 50 Milyar yang di klaim merupakan utang pribadi Anies Baswedan. 

Sebelumnya mantan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan tentang adanya utang pribadi Anies saat pilkada DKI Jakarta tahun 2017 sebesar Rp 50 milyar. (*/Aryo)

Baca Juga: Utang Anies Baswedan Rp 50 Miliar Itu Bukan Duit Sandiaga Uno, Apa Mungkin Uang JK?

Load More