Suara Denpasar – Nama klub Persija Jakarta, Persib Bandung dan Persebaya dibawa-bawa dalam perbincangan suporter PS Barito Putera.
Disinggungnya Persib dan juga Persija usai PS Barito Putera berhasil membenamkan RANS Nusantara FC, klub milik Raffi Ahmad ke dasar klasemen.
Pasalnya, usai libas RANS (1-4), pemain dan official PS Barito Putera merayakan kemenangan dengan menghampiri suporter mereka yang hadir di tribun Stadion, Demang Lehman, Selasa (14/2/2023).
Momen itu pu diunggah laskar Antasari dalam instagram resmi klub @psbaritoputeraofficial dengan caption “Fam(ily) Wasaka”.
Unggahan itu justru membuat para suporter terbelah. Pasalnya, kelompok suporter lainnya yang mengklaim selalu memberikan dukungan terhadap klub tidak diperlakukan sama.
“Menang knp kd ke tribun bpfc kami yg selalu berjuang kalah menang dan seri selalu mendukung 90 menit kenapa supporter yang karbit pas menang menonton malah di dtgi,” tulis @alfire**d.
Netizen lainnya, @memet_dimas_adi**a juga menuliskan kekecewaan. Ia menyebutkan BPFC atau Barito Putera fans Club adalah suporter fanatik yang memberikan dukungan kalah ataupun menang.
“Knv kalian tdk mendatangi tribun kita... Klu memang TDK niat mendatangi kami. Hbs peluit panjang langsung masuk ke room z... TDK usah mendatangi kami para SUPORTER... Jujur kami suporter (tagar) BPFC KECEWA dgn sikap kalian,” tulis @memet_dimas_adi**a.
@aditya_arhan21 netizen lainnya memberikan saran agar PS barito Putera tidak pilih kasih soal dukungan para suporter.
Baca Juga: Kontras RANS Nusantara FC vs Persib, Rodrigo Santana Tak Gentar Hadapi Luis Milla
“jadi tolong kalau memang niat mendatangi kami para Suporter. Semuanya. jangan pilih kasih. Karena pasti kami suporter yang tidak kalian datangi merasa kecewa,” tulisnya.
Komentar lainnya juga datang dari @himahim** yang turut mengomentari perdebatan para suporter di instagram resmi PS Barito Putera.
Minimnya suporter maupun penonton yang menyaksikan dan mendukung Laskar Antasari disebabkan oleh jadwal pertandingan.
Pertandingan banyak dilakukan di jam kerja dan hari kerja. Dimana saat itu para suporter masih sibuk dengan urusan masing-masing.
“Coba main weekend banyak nonton kalau hari hari senin sampai kamis hari anak anak sekolah... mana jam jam nya jam pas pulang sekolah,” katanya.
Tidak hanya Barito Putera yang minim dukungan, klub dengan suporter banyak pun bernasib sama. Seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan juga Persebaya Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati