Suara Denpasar – BRI Liga 1 2022/2023 sementara masih tanpa degradasi karena Liga 2 tak kunjung berlanjut. Hingga klub penghuni papan bawah bisa terhindar dari ancaman turun kasta.
Namun ditangan Ketum PSSI, Erick Thohir ancaman degradasi kembali menghantui. Termasuk klub milik Raffi Ahmad – RANS Nusantara FC.
Pasalnya, hingga pekan 24, RANS Nusantara FC menjadi kkub penghuni juru kunci klasemen semetara dengan 17 poin.
Mengingat Erick Thohir dalam pencalonannya sebagai Ketum PSSI sempat berjanji akan kembali menggulirkan Liga 2 dan Liga 3 Indonesia.
Meski demikian, artis papan atas Raffi Ahmad menyampaikan selamat atas terpilihnya menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, periode 2023-2027.
"@ErickThohir selamat @PSSI,” tulisnya dilansir dari akun resmi Instagram stories @rafinagita1717, Kamis (16/2/2023).
Ucapan selamat itu diberikan Raffi Ahmad dengan menyertakan informasi “Erick Thohir resmi terpilih jadi Ketua Umum PSSI periode 2023/2027”.
Raffi Ahmad rela Rans Nusantara FC turun ke kasta Liga 2?
Masih belum terlambat, klub yang kini dinahkodai pelatih baru, Rodrigo Santana masih memiliki 10 laga sisa BRI Liga 1 2022/2023 untuk memperbaiki kedudukan.
Baca Juga: Erick Thohir Ketum PSSI, Klub Raffi Ahmad RANS Nusantara FC dalam Ancaman Nyata
Sebelumnya Raffi Ahmad meyakini Erick Thohir merupakan sosok yang memiliki keberanian untuk membenahi sepak bola Indonesia.
"Kami dukung Pak Erick karena kita yakin Pak Erick punya nyali untuk membenahi sepak bola Indonesia," ujar Raffi Ahmad yang dikutip dari akun Youtube Kompas TV, Senin (16/1/2023).
Sementara itu di akun Twitternya, Erick Thohir menuliskan bahwa saat ini harus satu visi yakni sepakbola Indonesia yang bersih dan berprestasi.
"Untuk hari ini dan selamanya, kita satu visi. Sepakbola Indonesia bersih dan berprestasi," ucap Erick Thohir.
Sesuai janji yang sempat diucap, Erick Thohir berencana akan menggelar pertemuan untuk membahas kelanjutan Liga 2 dan liga 3.
"Dalam waktu dua pekan dari sekarang, kami akan menggelar sarasehan yang dibagi setiap kompetisi, termasuk Liga 1, Liga 2, dan Liga 3," kata Erick Thohir, dilansir Suara Denpasar dari Suara Joglo, Kamis (16/2/2023).
Dalam sarasehan tersebut, kata menteri BUMN itu, pihaknya akan mempersilahkan kepada para pihak untuk menyampaikan visi-misi dalam membangun sepakbola Indonesia.
"Di situ saya akan melempar garis besar visi dan misi bersama, bukan visi misi saya. Ketika mereka keluar dari kamar, semua harus tandatangan," ungkap Erick Thohir.
"Jadi jangan sampai nanti setelah keluar ruangan ada kata-kata saya (klub Liga 2) sebenarnya tidak ingin kompetisi lanjut," tegasnya. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026