Suara Denpasar- Laga PSIS Semarang vs Persis Solo, Jumat 17 Februari 2023 kemarin di Stadion Jatidiri tak berjalan lancar.
Laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2022/2023 ini diwarnai kisruh suporter PSIS Semarang yang memaksa masuk stadion. Padahal jelas, laga PSIS Semarang vs Persis Solo tela diumumkan tanpa penonton di stadion.
Itu artinya, supporter kedua klub tidak diizinkan untuk masuk ke stadion.
Akibat tindakan suporte tersebut, tangisan Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS Semarang pun pecah.
Yoyok Sukawi juga terlihat turun langsung menangani kericuhan yang terjadi dan juga memberikan himbauan kepada pendukung setia PSIS Semarang.
Hal itu nampak dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya @yoyok_sukawi.
Dalam video itu, Yoyok Sukawi menuliskan permintaan maaf atas nama pribadi dan klub untuk semua pihak atas kericuhan yang terjadi menjelang laga PSIS Semarang vs Persis Solo.
“Atas nama pribadi dan klub PSIS saya memohon maaf kepada semua pihak,” tulisnya dalam unggahan Sabtu 18 Februari 2023.
Ia meminta kepada suporternya agar tidak menambah lagi daftar korban jiwa akibat sepakbola.
“Kawan-kawan semua cukup tragedi Kanjuruhan menjadi citra buruk sepakbola Tanah Air. Suda cukup nyawa melayang dan jangan tabah lagi daftar nama –nama korban tragedi di persepakbolaan Indonesia,” lanjutnya.
Yoyok Sukawi menyadari bahwa supporter sangat mencintai PSIS Semarang, karena hal serupa juga merasakannya.
“Saya tau kawan-kawan semua begitu cinta pada tim ini, begitu pun halnya dengan saya yang selalu ingin berada disampingnya,” lanjutnya lagi.
Ia menyadari begitu sulitnya PSIS Semarang bisa kembali ke Stadion Jatidiri yang saat ini menjadi markas bagi Taisei Marukawa dan kawan-kawan.
“Besar harapan kita setelah kita kembali di stadion yang kita banggakan ini,” tulisnya lagi. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Kerusuhan Suporter PSIS, Ganjar Pranowo: Semua Kami Eval! Yoyok Sukawi Minta Maaf
-
Buntut Kisruh di Laga PSIS vs Persis, Yoyok Sukawi Temui Panser Biru, Ini yang Terjadi
-
Bali United Bakal Hadapi Persebaya, Sosok Pemain Ini Jadi Ancaman
-
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi Menangis saat Suporter Ricuh: Cukup Tragedi Kanjuruhan...
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI