Suara.com - Mantan Ketua PSSI Nurdin Halid menyarankan Zainudin Amali seharusnya mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) usai terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI. Warganet yang mendengar ucapan Nurdin langsung bereaksi.
Reaksi warganet itu ditumpahkan melalui media sosial Twitter. Mereka menganggap kalau Nurdin lupa dengan masa lalunya.
"Bapak aja dulu dipenjara gak mundur jadi Ketum PSSI," ujar seorang warganet dikutip Sabtu (18/2/2023).
"Situ aja dulu jadi ketua PSSI ngerangkap jadi tahanan boleh-boleh aja tuh," cuit warganet lainnya.
Nurdin Halid menjadi salah satu eks Ketum PSSI yang kontroversial pada masanya. Ia menjadi orang nomor satu di PSSI sejak 2003 hingga 2011.
Saat memimpin PSSI, Nurdin tersandung kasus korupsi pengadaan minyak goreng hingga kasus penyelundupan gula impor ilegal.
Ia ditahan pada 16 Juli 2004 karena menjadi tersangka kasus penyelundupan gula impor. Namun Nurdin akhirnya dibebaskan setelah dinyatakan tidak bersalah di pengadilan.
Akan tetapi, setelah itu, majelis hakim kasasi Mahkamah Agung memvonis Nurdin dengan hukuman dua tahun penjara atas kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog senilai lebih dari Rp 169 miliar.
Selama berada di balik jeruji besi, Nurdin Halid tetap menjalankan kepimpinannya di PSSI. Padahal menurut statuta FIFA, pelaku kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepak bola nasional.
Berita Terkait
-
Polemik Rangkap Jabatan Erick Thohir dan Zainudin Amali Terkait Jabatannya Di PSSI, Bagaimana Aturan Seharusnya?
-
Buntut Kisruh di Laga PSIS vs Persis, Yoyok Sukawi Temui Panser Biru, Ini yang Terjadi
-
Erick Thohir Terpilih Sebagai Ketua Umum PSSI, Ini yang Dijanjikan Presiden Joko Widodo
-
Erick Thohir Rangkap Jabatan: Dilarang Undang-Undang, Diperbolehkan Jokowi
-
Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, CEO Semen Padang FC Berharap Kompetisi Sepak Bola Indonesia Makin Sehat dan Profesional
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan
-
Lukmanul Hakim Puji Keberanian Prabowo Jaga Harga BBM di Tengah Konflik Global: Kita Angkat Topi!
-
Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia
-
AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!
-
Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat
-
Resmi Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Komitmen Kawal Konstitusi
-
Pramono Sentil PLN Usai Mati Listrik Massal di Ibu Kota
-
Harapan Anwar Usman untuk Penggantinya di MK: Semoga Membawa Berkah bagi Bangsa dan Negara
-
Resmi Menjabat, Ini Daftar Anggota Ombudsman RI Periode 2026-2031
-
Islah Bahrawi Jawab Tudingan Makar: Saya Cinta Negara 1000 Persen, Tapi Belum Tentu Cinta Pemerintah