Suara Denpasar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah meregulasi metode kampanye menjadi lebih digitalis. Diharapkan saat masa kampanye nanti sebisa mungkin menghindari alat peraga pemilu (APK) yang berbahan plastik.
Alat peraga pemilu (APK) atau media kampanye disarankan untuk menggunakan media sosial seperti video-video pendek melalui media sosial. Hal ini bertujuan untuk mendukung kampanye ramah lingkungan atau green election.
Penggunaan alat peraga pemilu (APK) seperti billboard, spanduk dan baliho memang tidak seutuhnya dilarang, namun KPU telah mengatur lokasi-lokasi khusus, tidak dipasang sesuka hati oleh partai maupun kandidat seperti pemilu-pemilu sebelumnya.
Jika melanggar, maka alat peraga pemilu (APK) seperti billboard, spanduk dan baliho tersebut akan dibongkar Satpol PP. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Darmadi.
"Perlu diingat antisipasi kita ke depan bagaimana meminimalisasi penggunaan APK terbuka dalam bentuk billboard, spanduk dan baliho. Karena ini kan zaman digital, sudah saatnya kita beralih tapi bukan berarti mengabaikan prasyarat untuk kampanye.
Coba kita gunakan teknologi digital seperti buat broadcast sepertinya masih jauh lebih bermanfaat dan mengena kepada konstituen, dari pada kita menggunakan APK berbanyak-banyak," kata Dewa Nyoman kepada denpasar.suara.com saat ditemui, Sabtu, (18/2/2023).
Dewa Nyoman mengatakan, Satpol PP sebagai bagian dari pengawasan dan penertiban pelaksanaan pemilu, agar partai politik sebagai peserta pemilu mematuhi himbauan dari KPU terkait area pemasangan alat peraga pemilu. Jika tidak, pihaknya tidak segan-segan untuk membongkarnya.
"Ada zona yang ditetapkan oleh KPU nanti mohon kawan-kawan peserta pemilu nanti untuk tertib dan patuh, kalau tidak kami bongkar jangan salahkan kami karena itu sudah ditetapkan oleh KPU," pungkasnya.
Untuk green election atau kampanye hijau atau kampanye ramah lingkungan tersebut telah ditegaskan oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan saat kirab bendera bersama seluruh partai politik di Bali pada (14/2) lalu.
Baca Juga: Merinding! Tangisan Yoyok Sukawi Pecah Ketika Suporter Ricuh di Laga PSIS Semarang vs Persis Solo
Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menghimbau agar seluruh partai politik mendukung green election untuk mengurangi timbunan sampah plastik.
"Ya kita sekarang ini kembali ke alam (back to nature) dan kita ingin green election (pemilu hijau) itu betul-betul terjadi dan kita pikirkan mulai sekarang terkait pengurangan emisi dan karbon. ini salah satu metode yang bisa kita gunakan untuk mengurangi timbunan sampah plastik," tegas Lidartawan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Rayakan Hari Valentine, KPU Bali Ajak Partai Politik Rajut Persaudaraan dan Tegakkan Pemilu Damai
-
Pedagang Kopi 'Starling' Diduga Ditendang Satpol PP di Sudirman, Begini Reaksi Pj Gubernur Heru Budi
-
Kasatpol PP DKI Jakarta Klarifikasi Video Viral Petugas Tendang Penjual Kopi 'Starling'
-
Viral Starling di Jalan Sudirman Jakpus Diduga Ditendang hingga Jatuh, Satpol PP: Hoaks!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors