Suara Denpasar – Gegara ngamuk ke majelis hakim yang menjatuhkan vonis pidana mati Ferdy Sambo, Nikita Mirzani dirujak netizen. Namun, namanya Nikita Mirzani, dia sudah kebal dengan lontaran netizen.
Nikita Mirzani memang sempat melakukan live di instagramnya @nikitamirzanimawardi_172 mengomentari vonis hakim untuk Ferdy Sambo dan kawan-kawan. Terutama vonis Ferdy Sambo yang dipidana mati, dan Richard Eliezer yang dihukum 1 tahun 6 bulan.
“Hei, ingat ya pak hakim, kamu itu wakil Tuhan. Jangan sembarangan memvonis seseorang. Vonis lah kalau memang dia bersalah,” kata Nikita yang diunggah ulang kanal Youtube Info Menarik, kutip Sabtu (18/2/2023).
Dia pun menyinggung para hakim yang memvonis Ferdy Sambo cs dalam pembunuhan Brigadir J. Katanya percuma sekolah tinggi-tinggi, namun mengada-ada dalam memvonis Ferdy Sambo dkk.
“Ngadi-ngadi (mengada-ada) kau ngasih hukuman. Yang gak mau nembak kau kasih hukuman 15 tahun, yang nembak kau kasih 1 tahun 6 bulan, dari mana itu hitung-hitungannya,” tuding dia.
Dia pun meminta netizen menyampaikan ke majelis hakim yang menyidangkan perkara Ferdy Sambo dkk.
“Lu kasih tahu dia hanya Tuhan yang berhak mencabut nyawa manusia. Paham? Oke,” kata dia dengan berteriak.
Pernyataan Nikita Mirani ini pun dibanjiri komentar netizen. Sebagian besar mereka tidak setuju dengan pernyataan Nikita. Mereka juga kesal terhadap sosok kontroversial ini.
Apalagi, selama ini Nikita Mirzani dicitrakan mendapat backingan dari Nikita Mirzani. Bahkan sempat beredar rekaman percakapan yang diduga antara Nikita dengan Ferdy Sambo.
“Tolong dong yg kayak gini diamankan,” tulis @dovanda5612
“Ya Allah ngeri ini orang. Takutnya kena azab,” lanjut @mujiutami4883
“Benar-benar parah ini ODGJ,” tuding @darwinwimaruta3605
“Ya ampun...kata2nya... Tolong di cekal yang seperti ini,” kata @aslinaoktaviani5348
“Ngeri org ini beneran dehh.. klo hujat gk pikir dulu.. semoga kena batunya,” terang @kanaya9840
“Moga ini orang cepat diadili. Ini sudah menghina Hakim Indonesia,” papar @carrenchan5039
Berita Terkait
-
Saat Ferdy Sambo Divonis Mati, Irjen Krishna Murti Nyentil Lagi? Kini Bicara Kekuasaan
-
Richard Eliezer Dihukum 1,5 Tahun, Paling Ringan Dibanding Ferdy Sambo cs karena Dimaafkan Keluarga Yosua
-
Isu Betrand Peto Hangat, Sarwendah Diminta Tutup Mulut ke Nikita Mirzani, Pacar Toni Dedola: Mohon Maaf, Ceritanya Malah Banyak
-
Nikita Mirzani Puji Penampilan Lesty Kejora, Dia Diapain Aja Cantik"
-
Paula Dibayar Rp 1,5 Juta untuk Threesome Waria sama Artis Pria Indonesia, Nikita Mirzani Kantongi Identitasnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung