Suara Denpasar - Terungkap sudah lenyapnya uang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sangeh, Kabupaten Badung, Bali, yang mencapai miliaran. Ternyata uang miliaran itu digunakan oleh Ketua LPD sebelumnya yakni I Nyoman Agus Aryadi, 52, untuk trading dan bermain saham.
"Ya, waktu itu, sempat diakui terdakwa, uang dipakai trading dan main saham," jawab saksi Ni Made Suwerni saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diketuai Agus Wahyudi, didampingi anggotanya Nelson dan Ni Putu Sudariasih, di ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa 21 Februari 2023.
Sayangnya, terkait investasi online yang dilakoni terdakwa, tidak terus dikejar oleh majelis hakim sehingga terputus begitu saja.
Penyataan saksi Ni Made Suwerni yang yang menjabat Sekretaris LPD Sangeh sejak 2006 sampai 2019 itu. Baik, sejak kapan Aryadi diketahui menjadi seorang trader, berapa keuntungan yang di didapat dan lain sebagainya.
Di kursi saksi, Ni Made Suwerni yang duduk berdampingan dengan 3 orang lainnya banyak mengatakan tidak tahu terkait aliran dana sebanyak itu.
Mengaku tidak tahu sejakan kapan LPD Sangeh dapat bantuan dari Pemda Badung, walaupun sempat menandatangani penerimaan setoran dari setiap nasabah.
"Setiap ada pemasukan, dan pengeluaran, saya berkoordinasi dengan ketua LPD (terdakwa)," jawabnya. Ditanya lagi, Apa yang dikoordisasikan dan mengenai apa? Pertanyaan ini membuat saksi terdiam membisu.
"Ibu dianggap mati, tidak bekerja mulai 2006 sampai 2019," ketua Hakim. "Tadi saya benar-benar gugup bercampur rasa takut juga. Tapi benar, pernyataan sata tadi, sekitar 2019 terdakwa sempat menyatakan bahwa mengikuti trading dan main saham pakai sebagian uang. Awalnya saya tidak tahu, akhirnya berujung sampai ke persidangan seperti ini," papar dia.***
Baca Juga: Sambut Valentine! Kado Spesial Tiga Tersangka Kasus SPI Unud dari Kejati Bali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya