Suara Denpasar - Bulan Bahasa Bali mendapat dukungan dari komisi X DPR RI yang salah satu bidang kerjanya adalah bidang pendidikan. Terlebih kepada masuknya bahasa Bali ke dalam kurikulum pendidikan formal di Bali.
Dukungan itu disampaikan Hj. Lisda Hendrajoni, SE, MMTr, anggota komisi X DPR RI dalam acara pengukuhan DPW Lasqi Bali di Denpasar, Jum'at, (24/2/2023) sore.
Hj. Lisda menilai masuknya bahasa Bali dalam kurikulum pendidikan formal di Bali merupakan upaya menjaga budaya agar tidak tergerus oleh zaman.
"Saya sangat senang mengetahui itu, dan saya mendukung karena dengan begitu anak-anak kita tidak melupakan kekayaan yang nenek moyang kita punya yaitu kekayaan bahasa," kata Hj. Lisda kepada denpasar.suara.com.
Jadi muatan lokal itu memang harus dimasukkan dalam kurikulum agar bisa dilestarikan. Jadi saya sangat mendukung, karena kalau tidak ada lama-lama itu akan hilang, tapi kalau ada dalam kurikulum sampai kapan pun akan lestari," tegasnya.
Untuk diketahui, bulan bahasa Bali ke V tahun 2023 mengambil tema "Segara Kerthi: Campuhan Urip Sarwa Prani" yang dimaknai sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memaknai laut sebagai awal dan akhir kehidupan segenap makhluk.
Untuk menjaga kelestariannya, bahasa Bali saat ini sudah masuk dalam kurikulum pendidikan formal di Bali di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha mengatakan bahwa pada penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali V tahun 2023 ini, pihaknya lebih fokus melakukan penyuluhan bahasa Bali di tingkatan yang paling dasar yaitu desa adat di kampung-kampung.
Hal itu bertujuan untuk menjadikan bahasa Bali sebagai bahasa ibu di rumahnya sendiri.
"Jadi sekarang ini kita lebih fokus pada tujuan yang semestinya, yaitu agar bahasa Bali menjadi bahasa ibu di rumahnya sendiri," ujar I Gede Arya Sugiartha saat dihubungi denpasar.suara.com, (22/2) kemarin. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Pastikan PSSI Tak Dijadikan Kendaraan Politik 2024, DPR Pantau Kinerja Erick Thohir Day to Day
-
H-2 Putusan Cerai! Kang Dedi Tak Berdaya Didekati Para Janda Hingga Gadis Desa Pada Nyosor Minta Cium
-
Sinyal Tinggalkan Kursi Menpora Demi Fokus di PSSI, Langkah Zainudin Amali Disayangkan
-
Pastikan PSSI Tak Dijadikan Kendaraan Politik 2024, DPR akan Pantau Kinerja Erick Thohir Day to Day
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular