Suara Denpasar- Polemik kebijakan sekolah jam 5 pagi yang dibuat oleh gubernur NTT terus bergulir. Kali ini Sekjen FSGI Heru Purnomo turun tangan langsung dalam menindak aturan tersebut .
Tentunya pihak FSGI tidak memberi izin kepada siswa untuk kesekolah jam 5 pagi pasalnya bias membahayakan tubuh.
Menurut Sekjen FSGI Heru Purnomo, kebiijakan tersebut tidak berpihak pada kepentingan siswa. Secara tegas pihak FSGI meminta agar pemprov NTT dapat merombak kembali kebijakan tersebut seperti dilansir dari Antara.
Pihak FSGI mengumpulkan opini dari para guru dan orang tua dikepulauan NTT, terkait dengan kebijakan tersebut.
Hasilnya para orang tua siswa tidak setuju dengan kebijakan tersebut.
Ada banyak pertimbangan yang mendasari ketidaksetujuan mereka terhadap kebijakan sekolah jam 5 pagi, misalnya soal faktor keamanan anak saat di perjalanan menuju sekolah, soal transportasi yang cukup sulit di pagi hari.
Tak hanya itu, kesiapan orang tua di rumah dalam menyediakan sarapan dan pertimbangan kesehatan anak juga menjadi bagian dari pertimbangan apabila kebijakan itu benar-benar diterapkan.
Tampaknya ada dampak buruk pada anak, misalnya mereka menjadi kurang tidur lantaran harus bangun lebih awal daripada yang semestinya. (*/Dinda)
Baca Juga: Lebih Bagus untuk Kulit, Ini 5 Manfaat Jarang Memakai Make Up
Berita Terkait
-
Aturan Jam Masuk Sekolah di Berbagai Negara, Siapa Paling Pagi?
-
DPRD NTT Minta Aturan Sekolah Masuk Jam 5 Pagi Dicabut : Kasian Anak-anak
-
'Kondisi Masyarakat Belum Siap' Kebijakan Siswa SMA SMK NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi Dikritik
-
Ramai Siswa SMA di NTT Wajib Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ini Lho Jam Ideal Masuk Sekolah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123