Suara Denpasar - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif Wilayah Bali atau LMND EW Bali, telah berhasil melaksanakan pelatihan jurnalistik pada Sabtu (25/2/2023), di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar.
Pada pelatihan tersebut, LMND EW Bali mengundang seorang wartawan senior, Yoyok Raharyo, ia sekarang merupakan bagian dari media online Suara Denpasar sebagai pemateri. Diundang juga seorang pendiri media online bernama Diksi Merdeka, Nyoman Adi, sebagai pemateri.
Pada sesi pertama yang diisi oleh Yoyok Raharyo, para peserta belajar tentang sejarah pers di Indonesia. Dari yang awalnya hanya menjadi dokumentasi kerajaan untuk segala kegiatannya, hingga menjadi pers yang begitu liberal sekarang ini.
Sesi pertama ini berlangsung dengan hikmat. Para peserta pelatihan begitu antusias untuk mengetahui sejarah perjalanan pers di Indonesia.
Pada sesi kedua yang diisi oleh Nyoman Adi, sesi kedua ini berisi tentang teknis menulis berita. Bung Nyoman Adi, memaparkan tentang struktur yang harus ada di suatu berita. Serta, bagaimana membuat berita menjadi lebih bernilai dengan mengetahui masing-masing jenis nilai berita.
Di sesi kedua ini, para peserta pelatihan berdiskusi cukup banyak dengan pemateri tentang tata cara menulis berita serta apakah ada kode etik yang harus dipatuhi guna membuat tulisan menjadi lebih baik.
Di akhir pelatihan LMND EW Bali mengucapkan terimakasih kepada pemateri dan peserta pelatihan, selain itu para pemateri juga diberikan sebuah sertifikat. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru