Suara Denpasar - Perkembangan era digital yang semakin maju menuntut manusia untuk semakin melek teknologi.
Sebab jika tidak, maka orang yang gagap teknologi bukan tidak mungkin akan tertinggal zaman.
Berbagai aplikasi digital marak digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk memudahkan manusia, tak terkecuali Identitas Kependudukan Digital.
Jika selama ini warga negara Indonesia memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP sebagai bukti identitas diri, tak lama lagi ini juga akan beralih ke digital.
Sebab, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah menyiapkan identitas digital dengan melakukan digitalisasi informasi data e-KTP.
Nantinya, identitas diri ini akan tersimpan dalam ponsel masing-masing pemilik identitas sehingga dianggap bisa lebih praktis.
Selain itu, saat membuat KTP, masyarakat juga tidak perlu repot-repot membawa surat keterangan dari RT maupun RW sebab semuanya bisa dilakukan secara online.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrullohh memaparkan kehadiran e-KTP digital akan memudahkan masyarakat.
Sebab jika terjadi kehilangan e-KTP maka cukup menunjukkan identitas diri lewat QR Code.
Baca Juga: Jangan Ngasal, Yuk Kenali Dulu Risiko dan Perawatan Pasca Operasi Hidung
"Tidak ada lagi konsep KTP-el hilang. KTP-elnya di digitalkan dalam HP dan ada QR codenya," kata Zudan beberapa waktu lalu.
Namun, kebijakan ini kemudian memunculkan pertanyaan, bagaimana jika yang hilang adalah ponsel tempat menyimpan e-KTP digital itu sendiri?
Tentu saja, identitas digital juga akan ikut hilang. Namun, tak perlu khawatir karena Zudan mengatakan apabila masyarakat kehilangan ponsel, bisa meminta lagi ke Dukcapil untuk mengirimkan identitasnya ke nomor ponsel yang baru.
"Kalau HP hilang, ikut hilang itu identitas digitalnya. Nanti minta lagi ke Dukcapil dikirim ke nomor HP yang baru," lanjutnya.
Peralihan ke e-KTP digital akan dilakukan secara bertahap. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 50 kabupaten dan kota di Indonesia yang mulai menerapkannya.
(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli