Suara Denpasar - Baru-baru ini Sunan Kalijaga membagikan kabar kurang menyenangkan. Di mana anaknya, Sean dikabarkan menjadi korban bullying di sekolah.
Gara-gara kejadian tersebut, Sean sampai harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Tak tinggal diam, Sunan bersama istrinya pun mendatangi sekolah untuk meminta rekaman CCTV.
“Hari ini saya dan istri datang ke sekolah untuk melihat CCTV kelas di mana terjadi dugaan bullying, penyerangan dan pemukulan terhadap Sean putri kami," tulis Sunan Kalijaga di Instagramnya @sunankalijaga_sh, Jumat (3/3/2022).
Tampak dalam unggahan videonya, istri Sunan, Heidy Sunan menangis pilu karena anaknya menjadi korban bullying.
"Istri saya tidak mampu menahan tangisnya ketika melihat anaknya @seansunan dibully, diserang, dipukul berkali-kali," sambungnya lagi.
Lebih lanjut, Sunan kemudian juga membagikan video CCTV sekolah di Instagram. Hanya saja kini video tersebut telah telah dihapus.
Meski begitu, Sunan menceritakan kembali bagaimana anaknya mendapatkan bullying di sekolah.
Putra saya, dia tetap diam, di hari yang sama, dia menerima tiga kali peristiwa hal yang sama. Di lapangan bola dia dilemparin daun dan sampah, dia diam, naik ke atas, menghindar dan dikejar, dipukul empat kali di depan kelas, anak saya diam, dia masuk ke kelas menghindari keributan," cerita Sunan Kalijaga seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (3/3/2023).
Ayah Salmafina Sunan ini lantas mengungkapkan bagaimana kondisi Sean saat ini setelah menjalani pemeriksaan medis.
Baca Juga: Kejati Sumsel Dukung Program Bimtek Pengelolaan Dana Desa
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur keadaan Sean untuk saat ini masih baik, kemarin di IGD, dicek CT scan, dia menyampaikan dipukul berkali-kali di kepalanya,” paparnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Sunan Kalijaga Unggah Video Detik-Detik Anaknya Dirundung di Sekolah, Jadi Bukti Diserang Secara Brutal
-
Tangisan Istri Sunan Kalijaga Pecah Usai Lihat Rekaman CCTV Anaknya Dikeroyok di Sekolah
-
Sunan Kalijaga Ngamuk Anaknya Babak Belur Diduga Alami Pengeroyokan Malah Dituding Tak Pandai Bergaul
-
Pelaku Minta Maaf, Kasus Pengeroyokan Anak Sunan Kalijaga Berujung Damai
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026