Suara Denpasar – Gaya parenting Nikita Willy mungkin bisa jadi inspirasi bagi para orang tua.
Bagaimana tidak, konsep pengasuhan anak Nikita Willy menerapkan gaya parenting yang dinilai cukup unik.
Seperti Nikita membiarkan anaknya yang berusia enam bulan untuk makan sendiri.
Penasaran gaya apa saja yang diterapkan Nikita Willy saat mengasuh putranya? Yuk simak ulasan berikut, seperti yang dilansir dari herstory.co.id dan berbagai sumber.
Sleep training
Baik Niki maupun Indra menyewa jasa sleep trainer untuk melatih Baby Izz tidur dengan nyenyak tanpa sering terbangun di tengah tidurnya. Hal ini dilakukan Nikita saat berada di Amerika.
Makan sendiri di meja makan
Saat pertama kali makan MPASI, Baby Izz dibiarkan makan sendiri di meja dengan pendampingan Nikita dan suaminya.
Bahan makanan yang dijadikan menu MPASI Baby Izz juga beragam mulai dari kentang, brokoli hingga paha ayam.
Baca Juga: Fuji sampai Terkagum-kagum dengan Kamar Mandi Mewah di Rumah Baru, Begini Penampakannya!
Ajari hidup teratur sejak bayi
Tak hanya tidur dan makan dengan mandiri, Nikita juga mengajari putranya menggosok gigi dan membaca buku sebelum tidur.
Jika saatnya bangun, Nikita juga akan membangunkan anaknya itu. Gaya parenting dari Nikita ini mengajarkan anak untuk hidup secara teratur sejak dini.
Baby Iss juga dibiasakan dengan rutinitas harian yang dilakukan Nikita dan suaminya Indra Priawan sejak anak mereka usia 3 bulan.
Jadwal rutinitas itu didapat Nikita Willy dari seorang pelatih sleep training di Amerika Serikat.
Tidak memberi gadget
Menurut dokter pribadinya, memberikan gadget pada anak di usia dini justru akan membuat anak fokus ke gawai tersebut.
Hal itulah yang membuat Nikita Willy sebisa mungkin untuk tidak memberikan gadget untuk buah hatinya.
Itulah, 4 gaya parenting ala Nikita Willy dan bisa menjadi ibu-ibu muda. Semoga informasi ini membantu! (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Apa Itu Nyadran Jelang Ramadan? Ini Sejarah dan Tata Cara Pelaksanaannya
-
Statistik Spesial! Justin Hubner Masuk 3 Besar Bek U-23 dengan Tekel Terbanyak di Eropa
-
Rekomendasi TWS Murah untuk Pelajar: Harga Seratus Ribuan Suara Mewah
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual di X, Mengapa Harus Berpihak pada Korban?
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari