Suara Denpasar - Erick Thohir selaku Ketua PSSI merencanakan regulasi pembatasan pemain naturalisasi di setiap klub liga 1 untuk musim 2023-2024.
Seperti yang telah diketahui, Erick Thohir memang sempat mengundang klub-klub Liga 1 dan 2 untuk melakukan diskusi.
Beberapa poin yang dihasilkan dari diskusi tersebut ialah nama kompetisi berubah, format kompetisi juga berubah, dan regulasi pembatasan pemain naturalisasi.
Erick Thohir merencanakan setiap klub liga 1 musim depan hanya diperbolehkan mempunyai maksimal 2 pemain naturalisasi.
Dengan regulasi baru PSSI mengenai pembatasan pemain naturalisasi, salah satu tim yang paling terdampak adalah Persib Bandung. Hal itu dikarenakan tim Maung Bandung memiliki tiga pemain naturalisasi.
Jika regulasi itu resmi diterapkan, maka mau tidak mau Luis Milla harus mencoret dua dari tiga pemain naturalisasi di Persib Bandung musim depan.
Tiga pemain naturalisasi yang sedang membela Persib Bandung saat ini ialah Marc Klok, Victor Igbonefo dan Ezra Walian.
Hal tersebut membuat Marc Klok berkomentar. Lewat postingan story di akun Instagram pribadinya ia mempertanyakan dimana hak warga negara Indonesia bagi pemain naturalisasi.
"Kami WNI, dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama, namun kami merasa peraturan tersebut mendiskriminasi kami sebagai warga negara naturalisasi," ujar Marc Klok dikutip dari akun Instagram pribadinya pada Senin (6/3/2023).
Baca Juga: 3 Alasan Nonton Drama Korea Oasis, Dibintangi Jang Dong Yoon dan Seol In Ah
Marc Klok juga menjelaskan alasan mengapa ia memilih warga negara Indonesia dan berkomitmen untuk menjadi bagian sepakbola Indonesia.
"Kamu memilih Indonesia karena kami mencintai negara ini dan berkomitmen untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola di sini," ucap Marc Klok.
Marc Klok berharap liga Indonesia menjadi liga yang ramah untuk setiap pemain, terlepas dari mereka berasal.
"Kamu harap liga yang ramah bagi semua pemain, terlepas dari asal mereka dan latar belakang mereka," pungkas Klok. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Sinopsis Scarpetta: Nicole Kidman Jadi Ahli Forensik di Series Thriller Baru
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
5 Daftar iPhone Harga Rp10 Juta ke Bawah Maret 2026, iPhone 16e Paling Menggoda
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Seret Nama Gubernur di Pusaran OTT, Ahmad Luthfi Ungkap Fakta Pertemuan dengan Fadia A Rafiq
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
Ramadan Mengajarkan Melepas dan Sabar Bahkan dari Alas Kaki Bernama Sandal
-
Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi
-
Cari Panggung? Denise Chariesta Diduga Sengaja Pamer Kenakalan Putra demi Viral
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam