Suara Denpasar - Masyarakat sempat dikagetkan dengan pemalsuan identitas WNA Suriah di Bali.
Apabila mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72/2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik, serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital, mestinya KTP bule tersebut berwarna orange atau merah muda.
Namun pada kenyataannya, bule tersebut mengantongi KTP berwarna biru sebagaimana yang dimiliki penduduk asli Indonesia.
Selain itu pada visa yang bersangkutan bernama Mohamed Zghaib sementara pada KTP bernama Agung Nizar Santoso.
Parahnya lagi, alamat yang tercantum pada KTP tersebut adalah lahan kosong di jalan Kerta Dalem Sari IV No.19, Sekar Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan.
Kepala Dusun Sekar Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan, Wayan Sunaryo selaku pembuat surat pengantar pembuatan KTP tersebut mengaku dirinya tidak tahu yang bersangkutan adalah WNA.
Dia mengaku diyakinkan oleh Ketut Sudana teman baiknya yang juga seorang pegawai di Kantor Kecamatan Denpasar Utara.
Ketut Sudana meyakinkan Sunaryo (Kepala Dusun) bahwa yang bersangkutan benar-benar warga negara Indonesia dengan nama Agung Nizar Santoso.
"Awalnya itu Pak Ketut Sudana meyakinkan datanya itu. Dia tidak bilang pada kita kalau itu WNA," kata Wayan Sunaryo kepada Suara Denpasar saat ditemui di kediamannya Kamis, (9/3/2023) kemarin.
Baca Juga: PSM Makassar Lanjutkan Rekor Kemenangan, Bernardo Tavares Berterima Kasih pada Suporter
Karena percaya kepada Ketut Sudana dan diyakinkan berkali-kali akhirnya Sunaryo (Kepala Dusun) membuat surat pengantar pembuatan KTP.
Singkat cerita Mohamed Zghaib memiliki KTP bernama Agung Nizar Santoso dicetak pada 19 September 2022 di kantor Camat Denpasar Utara.
Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara enggan bicara ketika dihubungi kemarin. Dia enggan menanggapi kasus tersebut.
"Saya gak mau jawab yah, udah nanti sama pak Kadis Capil biar satu pintu, pakai keterangannya pak Kadis aja," jawabnya.
Terkait keterlibatan Ketut Sudana pegawai Kecamatan Denpasar Utara tersebut, dia mengatakan sudah dipecat.
"Dulu pegawai saya tapi sekarang udah gak, udah saya pecat itu. Udah itu aja dulu saya gak mau terlalu lebar," tutupnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?