Suara Denpasar - Nikita Mirzani buka suara tentang kekasihnya yang sering disebut babu atau pembantu oleh netizen, lantaran kerap terlihat mendampingi dan membantu kesibukan dirinya.
Dirinya kemudian dengan tegas tidak menerima kekasihnya disebut babu, ia kemudian memberikan penjelasan dan sedikit menyindir netizen yang kerap melontarkan persepsi seperti itu.
Persepsi itu kabarnya sering dilontarkan netizen, lantaran Toni, kekasih Nikita itu kerap terlihat mendampinginya, mengasuh anak dan membantu beberapa urusan lainnya.
Tak terima dengan tuduhan itu, Nikita Mirzani menyampaikan jawaban terkait isu tersebut, klarifikasi itu disampaikan dirinya dalam podcast bersama YouTuber bernama Ismi Hidayat dalam channel YouTube Ismi n Hidayat, dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (11/3/2023).
Video itu kemudian diunggah sang YouTuber dengan judul 'KLARIFIKASI NIKITA MIRZANI MENGENAI SUAMINYA YANG JADI BABU? NUMPANG HIDUP?'.
Dalam obrolan itu, Ismi menanyakan kepada nikita tentang isu dari netizen atau warganet yang menilai bahwa suami atau kekasih Nikita adalah babu (pembantu) dan hanya numpang hidup.
Kemudian, Nikita Mirzani menyampaikan penjelasan atau klarifikasi tentang isu tersebut, menurutnya itu hanya komentar netizen belaka dan tidak benar.
Dirinya menjelaskan bahwa tidak semua orang bekerja di kantor, dan tidak semua orang yang tidak bekerja di kantor adalah pengangguran.
"Ya memang namanya netizen kan banyak yang gembel ya, banyak orang miskinnya, sorry to say, gitu kan," ujar Nikita Mirzani menjelaskan.
Baca Juga: Cek Fakta: Detik-Detik Syarifah Haerunnisa Diusir Warga Wajo yang Emosi, Benarkah?
"Buat mereka kalau orang itu tidak bekerja di kantor mungkin itu pengangguran, gitu kan," ujarnya melanjutkan.
"Padahal kan kalau orang-orang kaya, orang yang pekerjaannya banyak kaya gua, memang gua kerja di kantor? Enggak!," ujarnya melanjutkan.
"Gua tinggal buka laptop buka whatsapp, kerjaan gua selesai!," ujarnya melanjutkan.
Nikita Mirzani melanjutkan bahwa sebagian orang ada yang hanya bekerja melalui laptop, dan ia bisa mendapatkan penghasilan dari itu, tidak perlu ke kantor.
"Buka lapto, ya bekerja dari sini ke Jerman, dari sini ke luar negeri, ke temennya segala macem kan gak butuh kantor!," ujarnya melanjutkan.
"Ya kan? Ngerti gak?! Tapi kan kebanyakan netizen Indonesia yang menggunakan sosial media, kebanyakan kerjanya itu dikantor," ujarnya melanjutkan.
Nikita Mirzani tidak mempermasalahkan komentar netizen, namun dirinya menekankan bahwa kekasihnya bukanlah pengangguran sebagiamana tuduhan netizen. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD