Suara Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar sempat kecolongan. Pasalnya ditemukan seorang WNA asal Suriah bernama Mohamed Zghaib memiliki KTP berwarna biru bukan warna orange atau merah muda sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72/2022.
Anehnya dalam KTP tersebut Mohamed Zghaib bernama Mohamed Agung Nizar. Hal itu jelas merupakan sebauh tindakan pemalsuan identitas.
Parahnya lagi alamat yang tercantum dalam KTP itu merupakan lahan kosong di Jalan Kerta Dalem Sari IV No.19, Sekar Kangin, Sidakarya, Denpasar Selatan.
Kejadian tersebut membuat Gubernur Bali Wayan Koster angkat bicara. Dia menilai ada rentetan panjang dan keterlibatan banyak pihak sehingga WNA tersebut bisa miliki KTP.
"Sedang diproses di Polda, tetapi belum kita lakukan tindakan karena kami mendalami dulu rangkaiannya ini. Jangan-jangan ini ada rentetan yang panjang, melibatkan banyak pihak," ujar Koster di kantor Kemenkumham Provinsi Bali, Minggu, (12/3/2023).
Selain persoalan WNA miliki KTP, Koster menjelaskan saat ini Pemprov Bali sedang fokus pada WNA asal Rusia dan Ukraina di tiga wilayah yang paling banyak dihuni turis, yaitu Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar.
"Dua negara ini lagi perang sehingga tidak nyaman di negaranya banyak ramai-ramai datang ke Bali. Kami sudah membentuk tim terpadu untuk melakukan operasi gabungan secara bersama-sama di seluruh wilayah Bali khususnya di kabupaten Badung, kota Denpasar, dan Gianyar karena kasusnya banyak di situ dan banyak orang asing di situ," katanya.
"Saya juga sudah bersurat kepada Bapak Kemenkumham tembusan dengan kepada Menlu untuk mencabut Visa on Arrival bagi warga Rusia dan Ukraina yang ingin ke Bali. Yang dideportasi sekarang langsung sudah tidak boleh berkunjung ke Bali," tutup Wayan Koster. (*/Ana AP)
Baca Juga: Nggak Nyangka! Deretan Artis Wanita Cantik Keciduk Merokok, Ada Amanda Manopo Hingga Dian Sastro
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026