Suara Denpasar - Stand up comedan atau pelawak tunggal asal Rusia berinisial SS, laki-laki (20) dideportasi atau diusir dari Indonesia oleh Imigrasi Kelas I TPI Denpasar malam ini, Selasa (14/3/2023). Alasannya, dia ngelawak di Bali.
SS diawasi sejak 08 Maret 2023. Dalam pengawasan tersebut SS diketahui berprofesi sebagai artis stand up comedy.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Tedy Riyandi mengatakan SS sudah beberapa kali tampil sebagai pengisi acara sebagai stand up comedian atau pelawak tunggal di beberapa event sehingga dikenakan Pasal 75 ayat (1) Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.
"Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan menggunakan visa Kunjungan Sosial Budaya. Namun selama berada di Bali SS yang berprofesi sebagai artis stand up comedy ini sudah beberapa kali tampil di acara sebagai pengisi acara," kata Tedy Riyandi.
"Dia diamankan sedang berada di sebuah event stand up comedy yang berlokasi di Reverside Convention Center," lanjutnya.
Selain SS, pihak Imigrasi Denpasar pun melakukan deportasi pada WNA asal Australia dengan inisial JDA, laki-laki (47).
JDA dideportasi karena memiliki 99 butir tablet warna putih yang diduga mengandung narkotika golongan I jenis Deksamfetamina.
JDA dilimpahkan dari Polda Bali ke pihak Imigrasi Denpasar untuk lakukan deportasi malam ini.
Dengan dideportasinya SS dan JDA tersebut, tercatat dalam periode Januari-Maret 2023, sudah 15 WNA yang dideportasi oleh Imigrasi Denpasar. (Rizal/*)
Baca Juga: Emil Dardak Hormati Keputusan Ali Mannagalli, Anak Khofifah Cabut dari Demokrat
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard