Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi terlihat mengunggah sebuah video baru dalam akun YouTube resminya.
Video tersebut berisikan adegan Kang Dedi yang berada di sebuah pertunjukkan Rampak Wayang dengan Ohang sebagai pemandu acaranya.
Video yang diunggah Kang Dedi Mulyadi memang termasuk video yang sangat singkat yakni hanya berdurasi selama 55 detik saja.
“Kang Dedi Disebut Maneh – Bagaimana Reaksinya?” Tulis judul dari video tersebut.
Dalam video tersebut, Kang Dedi terlihat melayangkan senyuman pada Ohang, dengan tangan kiri yang berkacak pinggang, setelah disebut ‘maneh’ oleh Ohang si pemandu acara.
Diketahui bahwa hanya dalam waktu 3 jam saja, video yang diunggah pada (16/03/23) ini telah mendapatkan 9,594 tayangan dengan seribu penyuka.
Lantas benarkah hal ini merupakan sindiran keras untuk Ridwan Kamil?
Belakangan kata ‘maneh’ tengah viral lantaran memiliki arti yang dianggap tidak sopan untuk diucapkan pada orang yang tak dikenal atau yang lebih tua.
Kata ‘maneh’ ini menjadi viral lantaran seorang guru honorer SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon, Muhamad Sabil Fadhilah kedapatan menuliskan komentar dengan kata tersebut dalam akun Instagram Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.
Baca Juga: 4 Fakta Duty After School, Drama Korea Baru yang Dibintangi Shin Hyun Soo dan Im Se Mi
“Maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi? @ridwankamil???” begitu sekiranya komentar yang dituliskan Sabil pada akun Instagram Ridwan Kamil.
Seperti yang dilansir dari Sukabumi.suara.com bahwa Ridwan Kamil pun turut membalas komentar tersebut dengan panggilan yang sama.
Tak hanya itu, diketahui juga bahwa Ridwan Kamil turut melaporkan Sabil ke institusi tempatnya bekerja sebagai seorang guru.
“Tak pantas seorang guru spt itu” Ujar Ridwan Kamil yang dilansir dari Sukabumi.suara.com.
Pihak Institusi pun merespon dan diduga bahwa Sabil sempat diberhentikan, namun ada salah seorang pengguna Twitter dengan akun @zanatul_91 yang mengunggah surat SK pemecatan Sabil.
“Pak @ridwankamil punten, apakah bapak melakukan intervensi atas pemecatan terhadap seorang guru hanya karena kritik bapak? Guru yang melanggar kode etik harusnya disidang oleh organisasi profesi. Bukan oleh yayasan. Apalagi gara2 dicolek kang emil.” Tulis @zanatul_91.
Menanggapi cuitan tersebut, akun @RK_JabarJuara menyatakan bahwa Ridwan Kamil langsung menelpon ke ketua yayasan dan meminta agar yang bersangkutan tidak diberhentikan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
CEK FAKTA: Megawati Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah?
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes