Suara Denpasar - Sepasang warga negara asing (WNA) asal Polandia bernama Karol Grabinsk (40) laki-laki dan Barbara Karina Walczak (25) perempuan, harus menerima konsekuensi dideportasi dari dari Bali.
Pasalnya mereka ketahuan melawan hukum adat Bali dengan melakukan aktivitas di luar rumah yaitu berkemah atau membuka tenda di pantai Purnama Sukawati Gianyar saat Hari Raya Nyepi (22/3).
Aktivitas mereka diketahui saat Pecalang Desa Adat Sukawati melakukan pemantauan di wilayah Pura Erjeruk dan Pantai Purnama.
Kepada Pecalang mereka mengatakan tidak memiliki tempat untuk tinggal karena itu mereka membuka tenda di tempat tersebut agar tidak ingin mengganggu keberlangsungan Nyepi.
Atas perbuatan itu, mereka akan dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada esok Minggu (25/3).
"Mereka melakukan tindakan tidak menaati perundang-undangan yang ada di Bali khususnya. Karena kedua WNA tersebut membuka tenda di pantai Purnama di wilayah Sukawati," jelas Agung Narayana Kabid Inteldakim Kanwil Kumham Bali, Sabtu, (24/3/2023).
"Mereka akan kita deportasi esok menggunakan pesawat Air Asia ke Bandara Sokarno Hatta Jakarta, kemudian dari Jakarta transit di Abu Dhabi kemudian ke Polandia," sambungnya.
Sebelumnya kedua WNA asal Polandia itu berencana akan menyebrang di pelabuhan Padang Bai menuju ke NTB selanjutnya menuju Australia.
"Sebelumnya mereka berencana akan ke Australia, namun tiket itu terbakar karena harus dideportasi," tandas Agung Narayana Kabid Inteldakim Kanwil Kumham Bali. (*/Dinda)
Baca Juga: Bagaimana Hak Pilih Narapidana di Pemilu 2024? Begini Penjelasan KPU Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut