"Jadi, ini bukan akun saya, akun saya cuma satu yaitu instagram yang memakai nama Jusuf Hamka, yang followersnya sudah 433 ribu," ujarnya menegaskan.
"Jadi kalau ada yang menggunakan akun lain, Tiktok dan lain sebagainya, pasti itu bohong, apalagi di akun Tiktok tersebut, di situ dinyatakan akan diberikan bantuan 50 juta," ujarnya menyampaikan.
Ia mengaku resah, namun bukan mengkhawatirkan dirinya sendiri, akan tetapi ia takut ada masyarakat yang tertipu.
"Dan saya khawatir nanti sahabat-sahabat yang tergiur lalu terkecoh, lalu akan menelpon kepada akun yang bersangkutan," ujarnya melanjutkan.
"Kemudian dimintakan uang administrasi apapun, apakah itu dari satu juta, dua juta, lima juta," ujarnya.
Kemudian, Jusuf Hamka menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoax alias berita bohong. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang administrasi jika membantu orang.
"Dan ini jelas hoax dan penipuan!" ujarnya.
"Karena saya dan keluarga saya tidak pernah meminta uang donasi dan juga kalau kami memberikan bantuan kepada siapapun tidak pernah meminta uang administrasi," ujarnya menandaskan.
Hasil penelusuran yang didapat dari klarifikasi langsung dari Jusuf Hamka, maka dapat disimpulkan berita hadiah uang 50 juta rupiah yang membawa-bawa nama bos jalan tol itu adalah hoax alias berita bohong. (*/Dinda)
Baca Juga: Cek Fakta: Jusuf Hamka Bagi-bagi Uang Buat Bayar Utang? Begini Klarifikasinya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026