Suara Denpasar – Bos jalan tol Jusuf Hamka menceritakan kisah kelamnya yang nyaris kehilangan nyawa akibat kecelakaan pesawat jet pribadi.
Pengakuan pria mualaf keturunan Tionghoa itu dibeberkan saat dirinya menjadi bintang tamu di acara bincang-bincang dengan Tengku Wisnu dan Zaskia Sungkar.
Dalam pengakuannya, Jusuf Hamka mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat dia bersama keluarganya baru pulang liburan dari Maldives menggunakan pesawat jet pribadi milik adiknya.
Saat itu, jet pribadi yang seharusnya berada pada ketinggian 33.000 kaki, tiba-tiba turun ke 8.000 kaki saat berada di perairan Jambi sekitar pukul 7 atau 8 malam.
“Pas pulang di perairan Jambi, kacanya krek retak. Dari ketinggian 33.000 kaki, can you imagine jadi 8.000 kaki,” kata Jusuf Hamka menceritakan kejadian naas yang dia alami, dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube The Sungkars, Sabtu (25/3/2023).
Beruntungnya pilot yang menyetiri mereka ini cerdas karena langsung membawa pesawat jet pribadi itu memasuki kawasan Jakarta, dengan harapan bisa mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma.
Namun di sinilah amarah pria yang akrab disapa Babah Alun ini meluap. Hal ini karena pihak bandara yang seharusnya menjadi harapan mereka bisa selamat, justru malah menolak dengan alasan adanya SOP yang tidak mengizinkan siapa pun untuk landing saat bandara akan digunakan presiden.
Kebetulan saat itu presiden baru pulang dari Malang sehingga area Bandara Halim Perdana Kusuma diharuskan steril selama 45 menit sampai 1 jam. Alhasil mereka pun tidak diperbolehkan untuk mendarat.
“Begitu di Halim, gak boleh landing karena ada SOP kalau presiden mau berangkat ataupun sudah datang. Itu harus steril 45 menit atau satu jam,” ungkap Baba Alun.
Baca Juga: Cerita Haru Jusuf Hamka dan Puasa Pertamanya Sebagai Mualaf, Ibunya yang Kristen Sampai Lakukan Ini
Dia merasa hal ini keterlaluan lantaran di saat pilot sudah mengirim kode ‘mayday’ tanda darurat, pihak bandara justu tetap memprioritaskan presiden daripada menyelamatkan mereka yang jelas-jelas butuh pertolongan.
“Terus saya marah, saya protes kenapa gak dikasih landing dari tadi puter-puter. (Mereka bilang) kan ini ada presiden. Ya kalau ada presiden kan ini ada bahaya harus prioritasin. Ini udah mayday mayday,” begitu protesan dia kala itu.
Menurutnya, SOP bandara ini sangat kaku. Padahal, ia yakin presiden kalau tahu peristiwa ini pasti akan memproritaskan keselamatan orang lain ketimbang dirinya sendiri.
“Tapi ini SOP-nya. Kadang-kadang SOP kaku. Presiden juga udah pasti welas asih, tau yang ginian,” katanya.
Meski begitu, Jusuf Hamka bersyukur karena akhirnya dia bersama keluarganya bisa mendarat dengan selamat dari peristiwa menegangkan itu.
“Aduh kalau sampe hari itu, gak ketolong bagaimana, kaca bisa pecah. Tapi tau-tau dikasih landing, pemadam kebakaran semua udah stand by di bawah. Begitu kita landing di kawal sama pemadam kebakaran,” pungkasnya menutup kisah kelamnya itu. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik