Suara Denpasar – Nama Jusuf Hamka dikenal sebagai bos jalan tol. Melalui perusahaan PT Citramarga Nusapala Persada, dia menjadi raksasa dalam bisnis jalan tol. Namun, dia menyatakan kesuksesannya karena ada campur tangan Tuhan.
Jusuf Hamka mengatakan, dulu, sewaksu masih SMA memang hanya bercita-cita jadi tukang parkir. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, dia punya mimpi yang lebih besar.
Suatu hari dia bertanya-tanya bagaimana cara jadi orang sukses. Dia mendatangi toko buku, dan melihat buku berjudul cara menjadi orang sukses.
“Saya nggak punya uang. Waktu itu toko bukunya di Pasar Baru. Saya baca buku di sana,” terangnya.
Inti dari buku itu adalah, untuk menjadi sukses adalah harus rajin bekerja, berdoa, dan jujur. Dia juga menyatakan, untuk jadi orang sukses kudu sayang kepada orang tua sekaligus meminta ridho dan barokah dari orang tua.
“Dan saya memang bermimpi menjadi orang sukses,” jelas Jusuf yang anak dosen dan guru ini.
Akan tetapi, Jusuf Hamka merasa bahwa kesuksesannya saat ini karena ada gerak Tuhan. Sukses dirinya saat ini bukan dari usahanya semata.
Jusuf bertutur, saat berusia 24 tahun, dia menjadi mualaf. Sekaligus diangkat anak oleh Buya Hamka, mantan ketua MUI. Sejak itu pula dia menyandang nama Islam, Muhammad Jusuf Hamka.
“Seiring saya jadi mualaf, saya cuman niat minta kepada Allah karena waktu saya jadi mualaf, ‘Nak mulai hari ini dosa-dosamu nol. Jadi kamu mulai dengan yang baik ya’,” kata Jusuf menriukan ucapan Buya Hamka.
Dia pun mulai dengan yang baik. Yusuf mengaku berniat memulai usaha dan minta kepada Allah untuk kesuksesannya.
Baca Juga: Cek Fakta: Jusuf Hamka Bagikan Uang Rp 50 Juta Bagi Yang Butuh, Benarkah?
“Ya Allah dengan perkenan engkau, kalau memang diperkenankan, aku ingin mengharumkan nama Islam dan aku ingin sukses. Sukses itu entah bagaimana, apakah punya nama besar apakah punya harta, saya bilang terserah,” tuturnya disambut tepuk tangan riuh.
"Doa saya diijabah Allah," katanya.
Jusuf bisa mendapat kesempatan mempunyai usaha tripleks di Kalimantan. Usaha ini tutup. Dia berbisnis restoran hingga hotel, namun dia tutup juga. Kemudian Jusuf sempat bekerja di pengeboran minyak, juga tidak bertahan, hanya setahun saja.
Setelah itu, Babah Alun, demikian dia biasa disapa, mendapat kesempatan di jalan tol milik PT Citramarga Nusapala Persada. Kemudian menjadi Direktur Utama. Hingga akhirnya kini dia menjadi pemilik saham mayoritas, sebesar 80 persen.
Perusahaan ini adalah pemilik jaringan jalan tol terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, Jusuf merasa kesuksesannya ada peran Tuhan. Kekayaannya kini mencapai sekitar Rp15 triliun.
Dia juga dikenal sebagai Tionghoa Muslim. Dia membangun seribu masjid di Indonesia. Dia mengharumkan Islam di mana-mana dengan caranya yang dermawan. (*)
Berita Terkait
-
Budayawan Jaya Suprana sebut Jusuf Hamka Sosok Paling Layak Jadi Presiden 2024, Warganet: Sepakat
-
Ingin Hasilkan 1 Miliar Per Hari Seperti Jusuf Hamka? Simak Tips Suksesnya
-
Untold Story Jusuf Hamka: Bos Jalan Tol Kaya Raya tapi Tidur di Atas Jamban, Densu Sampai Syok
-
Jusuf Hamka Tak Kuat Puasa Pertama Sebagai Mualaf, Ibunya yang Kristen Ucap Begini
-
Jusuf Hamka Nyaris Kecelakaan Pesawat Jet Pribadi, Kritiki SOP Bandara yang Malah Utamakan Presiden
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi