Suara Denpasar - Sebuah kanal YouTube mengungkapkan sebuah berita yang menghebohkan publik. Dalam video tersebut ia menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat 64 menterinya yang terlibat kasus pencucian uang.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube dengan 116 ribu pengikut bernama SEPUTAR ISTANA.
"64 Pejabat Terlibat Pencucian Uang, Jokowi Pecat Semuanya" tulis judul video tersebut dikutip Suara Denpasar, Senin(27/3/2023).
Selain itu, dalam thumbnail video terlihat juga sejumlah menteri yang tengah disumpah.
"Langsung di istana negara. Di pecat massal, 64 menteri terlibat pencucian uang" tulis narasi yang ada dalam thumbnail video.
Unggahan video tersebut sampai saat ini sudah disaksikan oleh 419ribu pengguna sejak di unggah pada, Senin (13/3/2023).
Lantas apakah klaim yang disebutkan oleh kanal YouTube SEPUTAR ISTANA benar adanya?
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran, dalam video tersebut tidak ditemukan informasi terkait Presiden Jokowi memecat 64 menterinya akibat kasus pencucian uang.
Baca Juga: Gubernur Bali Kena Skakmat! Luhut Pandjaitan Tolak Terminal LNG di Mangrove Sidakarya Denpasar
Faktanya, narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel dari media medan.tribunnews.com yang berjudul "69 Pegawai Ketar-ketir, Sri Mulyani Sedang Lacak Para Koruptor dan Pengkhianat di Tubuh Kemenkeu"
Yaitu tentang pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang tengah melakukan investigasi terhadap 69 pegawai yang memiliki harta tak wajar.
Selain itu, Beberapa klip dalam video juga tidak terkait dengan narasi bahwa Jokowi memecat menteri yang terlibat kasus pencucian uang.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat dipastikan bahwa kabar yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi memecat 64 menterinya akibat kasus pencucian uang adalah berita yang salah.
Faktanya, dalam video tersebut tidak adanya informasi terkait Jokowi memecat 64 menteri karena pencucian uang. Namun, narator dalam video cuma membacakan mengenai Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan yang sedang menginvestigasi 69 pegawai yang memiliki harta tak wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Inklusi Keuangan BRI Kian Masif, Saldo CASA BRILink Agen Tembus Rp30 Triliun
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026