Suara Denpasar - Kematian memang sudah menjadi takdir bagi semua mahluk yang hidup. Kematian bisa terjadi berdasarkan beberapa penyebab mulai dari gaya hidup, penyakit, kecelakaan, hingga yang terbaru studi menjelaskan jika pendapatan seseorang juga berpengaruh terhadap resiko kematian.
Melansir CBS MoneyWatch, penelitian yang diterbitkan oleh Journal of The American Medical Association (JAMA) mengemukakan bahwa pekerja yang mendapat gaji kecil serta pendapatan yang tidak stabil memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.
Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 4000 pekerja berusia 50-60 di Amerika selama 12 tahun. Hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa pekerja yang tidak memiliki riwayat gaji rendah mengalami sebanyak 199 kematian per 10.000 orang dalam setiap tahun.
Hasil lain dari penelitian tersebut juga menunjukan bahwa pekerja dengan yang jarang mendapat gaji atau pendapatan kecil mengalami 208 kematian per 10.000 orang setiap tahun, serta pekerja yang selalu mendapat gaji kecil mengalami 275 kematian per 10.000 orang dalam setiap tahun.
Seseorang yang berpenghasilan rendah cenderung mendapat masalah kesehatan yang buruk, rentan mengalami depresi, serta tak mendapat asuransi jaminan kesehatan dari perusahaan tempatnya bekerja.
“Pekerja bergaji rendah lebih cenderung dipekerjakan dalam pekerjaan dengan manfaat kesehatan dan keuangan minimal (jika ada) serta menghadapi bahaya tempat kerja yang lebih besar,” ujar Katrina Kezios, salah satu peneliti tersebut dikutip dari CBS MoneyWatch.
Peneliti berpendapat bahwa penghasilan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap masalah kesehatan seseorang. Namun perlu diingat, peneliti juga mengungkapkan bahwa ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi angka harapan hidup masyarakat.
“Penting untuk diingat, bagaimanapun bahwa dalam makalah kami, kami tidak menguji jalur yang berbeda dimana hubungan antara upah rendah yang berkelanjutan dan kematian beroperasi, meskipun ini merupakan langkah penting selanjutnya untuk pekerjaan ini.” tandas Kezios. (Rizal/*)
Baca Juga: Intip Keseruan Lesti Kejora Saat Menyiapkan Menu Berbuka Puasa, Masak Apa Aja?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Curhat Trio Brasil Persija Usai Gagal Juara, Singgung Rekor dan Loyalitas Jakmania
-
'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia
-
Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026
-
Sisi Gelap Unboxing: Adu Cepat Sampai Rumah, Adu Lama Terurai di Tanah
-
Drama Mouse: Ketika Sosok Paling Baik Ternyata Menyimpan Sisi Mengerikan
-
Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah
-
Lionel Messi Cedera Hamstring, Inter Miami Ungkap Kondisinya Jelang Piala Dunia 2026
-
Indonesia Darurat Sampah Plastik: Apakah Kebiasaan Belanja Online Kita Penyebabnya?
-
Huma Kusa Danau Sipin, Sensasi Liburan Tepi Danau Estetik di Kota Jambi
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar