Suara Denpasar - Ayah Mario Dandy, yaitu Rafael Alun Trisambodo resmi kenakan rompi orange atas dugaan gratifikasi selama menjabat sebagai pejabat pajak.
Usai sang anak terlibat kasus penganiayaan David Ozora, kini sang ayah terlibat kasus gratifikasi hingga dipakaikan rompi oranye, diduga tindakan itu dilakukannya selama menjabat sebagai pejabat pajak di Kementerian Keuangan.
Mantan Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak Kanwil Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo (RAT) resmi mengenakan rompi oranye sebagai tahanan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, salah satu putranya, Mario Dandy Satriyo mengenakan busana sama, atasan warna orange untuk kasus berbeda. Yaitu penganiayaan brutal terhadap anak korban David Ozora, anak petinggi GP Ansor.
Dikutip dari kanal Metro.Suara.Com, situasi RAT terkini, yaitu sebagai tahanan KPK disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri setelah pemeriksaan lebih dari enam jam di Gedung Merah Putih KPK, sebagai tersangka.
"Hari ini dilakukan penahanan terhadap tersangka RAT," jelasnya di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, dikutip dari Metro.Suara.com pada Senin, (3/4/2023).
RAT akan ditahan 20 hari di Rutan KPK Merah Putih terhitung sejak hari ini, Senin (3/4/2023) hingga Sabtu (22/4/2023).
Sebelumnya, KPK menetapkan status RAT sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi di Kementerian Keuangan.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebut status perkara ayah dari mario dandy Satriyo itu telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan setelah ditemukan unsur pidana.
"Jadi ada dugaan pidana korupsinya telah kami temukan. Terkait dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak (Rafael Alun Trisambodo) pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2011-2023," jelas Ali Fikri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/3/2023).
"Kami temukan peristiwa pidana dan dari bukti permulaan yang cukup," tandasnya.
Penelusuran rekening gendut RAT disebutkan telah diwaspadai beberapa saat lalu, sampai perilaku anaknya itu masuk ke dalam radar Kepolisian karena penganiayaan.
Selain itu Juga ditemukan bukti flexing atau pamer-pamer harta kekayaan RAT yang digunakan Mario Dandy Satriyo saat menganiaya anak korban D, yaitu Jeep Wrangler Rubicon.
Di dalam Laporan harta Kekayaan Penyelenggara Negara, RAT menuliskan memiliki kekayaan Rp 56 miliar. Ditelisik lebih jauh, kejanggalan soal harta kekayaannya satu persatu terkuak.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan bukti Rafael Alun Trisambodo menggunakan nominee atau nama orang lain dalam transaksi keuangannya. Ditemukan mutasi transaksi sekitar Rp 500 miliar dari 40 rekening bank Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya.
Berita Terkait
-
Nangis Kejer! Istri Rafael Alun Minta Maaf Ke Keluarga David Ozora Atas Kelakuan Mario Dandy
-
David Ozora Berpotensi Cacat Permanen, Jonathan Latumahina Ngamuk Sindir Pelaku: Ngemis-Ngemis Caper Jual Kemiskinan
-
Pilu! Pesan Manis Jo Latumahina untuk David Ozora Bikin Warganet Nangis, Begini Isinya
-
Kasihan! David Terlihat Kesakitan, Ayah: Kamu adalah Anakku yang Membanggakan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan
-
Nestle Umumkan 12 Ton Cokelat KitKat Dicuri Jelang Paskah
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Kasus Amsal Sitepu Akan Dibahas Komisi III DPR RI Besok, Rapat Digelar untuk Sikapi Desakan Publik
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
BRI Peduli Berbagi Bahagia, BRI Region 4 Palembang Salurkan Sembako untuk Warga dan Panti Asuhan
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan