Suara Denpasar - Hicks, seorang tunawisma yang tinggal di jalanan Harbour City, sebuah lingkungan di Los Angeles, tampak sendiri melawan badai musim dingin yang melanda Amerika Serikat.
Hicks, yang juga pengangguran berusia 43 tahun di Amerika Serikat, tidak mampu membayar sewa, dan akhirnya tinggal di jalanan selama tiga bulan.
Seperti dia, jutaan orang lainnya juga kehilangan pekerjaan karena pandemi meluluhlantakkan seluruh pasar tenaga kerja Amerika Serikat.
Di bawah terpal, Hicks bersemangat setiap hari bukan karena 'American Dream': seperangkat cita-cita di mana setiap orang diberi kesempatan mencapai kemakmuran dan kesuksesan individu terlepas dari kelas sosial. Namun Hicks hanya melanjutkan hidup yang lebih realistis, bahwa dia bisa menemukan tempat yang lebih aman.
"Situasi seperti ini bukanlah harapan layak bagi Hicks dan Mike, termasuk 69.000 orang lainnya yang tinggal tanpa perlindungan sosial di Los Angeles (LA) County. Mereka hidup tanpa akses reguler: kebutuhan seperti listrik atau air," tulis laporan Xinhua, dilansir, Senin, (3/4/2023).
Angka tersebut menandai peningkatan 4,1 persen dari statistik terakhir pada tahun 2020. Saat itu Otoritas Layanan Tunawisma Los Angeles melaporkan bahwa lebih dari 66.000 orang menjadi tunawisma.
Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan AS memperkirakan bahwa 582.462 orang menjalani hidup sebagai tunawisma di bulan Januari 2022.
Kekhawatiran yang lebih besar bagi para pemangku kebijakan adalah meningkatnya jumlah anak tunawisma, sebuah tanda kemiskinan antargenerasi yang akut.
Laporan terbaru organisasi nirlaba Advocate for Children of New York mengatakan bahwa jumlah terbaru siswa tunawisma di New York City mencapai lebih dari 100.000.
Angka itu naik 3,3 persen dari tahun sebelumnya, yang berarti sekitar satu dari sepuluh siswa yang terdaftar di sekolah umum adalah tunawisma.
Laporan tersebut juga menyoroti tingkat kehadiran di sekolah yang sangat rendah, prestasi akademik yang buruk, dan tingkat putus sekolah siswa tunawisma, lebih besar tiga kali lipat dari rekan-rekan mereka yang memiliki tempat tinggal tetap.
Sementara ribuan tunawisma mengkhawatirkan asupan makanan mereka. Ironisnya, pemerintahan Biden malah kerap membelanjakan miliaran dolar untuk bantuan senjata ke Ukraina.
Hal ini telah mendorong para analis untuk meminta pemerintah membelanjakan uang di tempat yang memang membutuhkannya. Seperti misalnya untuk memerangi tunawisma, alih-alih berakhir di kantong pedagang senjata.
Menurut sejumlah analis, penyebab tunawisma tampaknya sulit diatasi. Sebab melibatkan segala hal, mulai dari kemiskinan antargenerasi, kekerasan dalam rumah tangga hingga penyakit mental dan penyalahgunaan narkoba.
Bahkan rasisme sistemik juga berperan. Dari para tunawisma di LA County, sekitar 30 persen berkulit hitam, dibandingkan dengan 9 persen populasi pada tahun 2022, kini telah meningkat 25,8 persen dari tahun 2020.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Pria Indonesia Iseng Daftar Militer Amerika, Malah Lolos Jadi yang Terbaik
-
Tak Malu jadi Tukang Pembersih Toilet, Simak Cerita Singkat Jusuf Hamka Selama di Amerika
-
Menetap di Amerika, Ternyata Agnez Mo Masih Alami Banyak Kesulitan, Sampai-Sampai Bawa Cobek Sendiri Dari Indonesia
-
Heboh! Pria Amerika Perkosa Wanita Filipina di Bali, Pelaku Malah Dibantu Oleh Teman Baik Korban
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi
-
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 1 April 2026 di Seluruh Indonesia
-
Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi
-
ENHYPEN Umumkan Fan Chant Baru untuk 18 Lagu Jelang Tur Dunia BLOOD SAGA
-
Cerita Marshel Widianto Nyaris Meninggal, Sesak Napas di Mobil Berujung di Meja Operasi
-
Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
Berapa Harga Pertamax per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru