- BMKG mendeteksi rentetan gempa berkekuatan 5,0 hingga 5,5 melanda Karatung dan Melonguane pada Jumat malam.
- Kedalaman gempa yang hanya sepuluh kilometer sangat dangkal, sehingga berpotensi menimbulkan guncangan yang dirasakan lebih kuat.
- Serangkaian guncangan signifikan ini menjadi peringatan dini penting bagi masyarakat di wilayah rawan bencana Sulawesi Utara.
Suara.com - Pulau Sulawesi Utara kembali menjadi sorotan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi dengan magnitudo 5,0 hingga 5,5 terjadi di wilayah Pulau Karatung dan Melonguane.
Rentetan gempa ini, yang terjadi pada Jumat malam, sontak memicu kekhawatiran dan mengingatkan kembali akan potensi bencana geologi di wilayah yang rawan gempa ini.
Menurut keterangan tertulis di media sosial BMKG, kedalaman gempa yang hanya 10 kilometer (dangkal) berpotensi membuat guncangan terasa lebih kuat. Ini adalah peringatan dini bagi warga Sulawesi Utara untuk selalu siaga bencana.
BMKG mencatat serangkaian gempa bumi yang membuat jantung berdebar kencang di Sulawesi Utara pada Jumat malam:
1. Gempa di Pulau Karatung (Pertama):
Kekuatan: 5,5 magnitudo
Waktu: Pukul 21.56 WIB
Lokasi: 4.34 lintang utara, 128.37 bujur timur
Kedalaman: 10 kilometer (sangat dangkal)
Baca Juga: Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
2. Gempa di Melonguane (Bersamaan dengan Karatung Pertama):
Kekuatan: 5,4 magnitudo
Waktu: Pukul 21.56 WIB
Lokasi: 4.3 lintang utara, 128,37 bujur timur
Kedalaman: 10 kilometer
3. Gempa Susulan di Pulau Karatung:
Berita Terkait
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil