Bola / Bola Dunia
Jum'at, 13 Februari 2026 | 23:30 WIB
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas? [Istimewa]
Baca 10 detik
  • ICE mengonfirmasi peran kunci dalam sistem keamanan FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat.
  • Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan oleh tiga negara: AS, Kanada, dan Meksiko.
  • Amerika Serikat menjadi tuan rumah mayoritas pertandingan, yakni 78 dari total 104 laga.

Suara.com - Piala Dunia 2026 belum dimulai, tetapi kontroversi sudah mengiringinya.

Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat atau US Immigration and Customs Enforcement (ICE) mengonfirmasi akan memainkan peran “kunci” dalam pengamanan ajang FIFA World Cup 2026.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Khusus Amerika Serikat, mereka akan menjadi tuan rumah 78 dari total 104 pertandingan, termasuk partai final di MetLife Stadium.

Direktur ICE, Todd Lyons, menyatakan bahwa lembaganya akan terlibat aktif dalam sistem keamanan turnamen.

Pernyataan itu disampaikan dalam forum di DPR AS setelah mendapat pertanyaan dari anggota Kongres New Jersey, Nellie Pou, terkait potensi keterlibatan ICE dalam pengamanan ajang besar tersebut.

Trofi FIFA World Cup 2026 diperlihatkan kepada media saat Trophy Tour di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr]

“ICE, khususnya divisi investigasi keamanan dalam negeri, merupakan bagian penting dari keseluruhan sistem keamanan Piala Dunia. Kami berdedikasi untuk memastikan operasi ini berjalan aman bagi seluruh peserta dan pengunjung,” ujar Lyons dilansir dari Sports Illustrated

Ia menegaskan kembali bahwa ICE berkomitmen menjamin keamanan seluruh pihak yang hadir di stadion maupun fasilitas pendukung.

Diperkirakan lebih dari satu juta orang akan datang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan pesta sepak bola terbesar dunia tersebut. Sebanyak 11 kota di AS akan menjadi tuan rumah pertandingan.

Piala Dunia 2026 menjanjikan skala terbesar dalam sejarah dengan format 48 tim dan 104 laga.

Baca Juga: Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter

Namun, dinamika politik dan isu keamanan membuat turnamen kali ini tak hanya menjadi perbincangan di lapangan hijau.

Keterlibatan ICE menambah dimensi baru dalam persiapan ajang global tersebut.

Di satu sisi, keamanan menjadi prioritas utama. Di sisi lain, muncul pertanyaan soal kenyamanan dan rasa aman bagi jutaan suporter internasional yang akan hadir.

Kontributor: Adam Ali

Load More