Suara Denpasar - Pembicaraan terkait batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 masih terus bergulir. Di Bali masyarakat begitu kecewa dengan keputusan sepihak yang dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.
Bahkan beberapa waktu lalu sejumlah komunitas mengirimkan karangan bunga untuk Gubernur Bali, Wayan Koster sebagai pelampiasan kekecewaan.
Karena, Wayan Koster dicap sebagai salah satu orang yang paling bertanggung jawab atas keputusan FIFA mencabut status tuan rumah Piala Dunia U-20 dari Indonesia. Pasalnya dia menolak Timnas Israel U-20 berlaga di, padahal Bali sebagai salah satu tuan rumah.
Sikap protes terhadap Wayan Koster belum terputus, Partai Demokrat Provinsi Bali pun ikut menyayangkan tindakan Gubernur Bali itu.
Wakil DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Mahendradatta Wedhastraputra Suyasa, S.Sos., S.H., M.H atau yang akrab dikenal Ajik Ngurah menilai alasan-alasan yang dipakai Wayan Koster untuk menolak Timnas Israel U-20 sangat mudah dibantah.
Sebab, jika menolak Timnas Israel U-20 dengan alasan kemanusiaan karena Israel menjajah Palestina dan tidak sesuai dengan amanat UUD 1945, maka sikap itu sangat tidak konsisten. Mengingat sudah banyak sekali event-event di Bali yang melibatkan negara Israel tetapi diterima dengan baik, kenapa ini ditolak.
"Kontingen yang lain saat datang ke Bali atau ke Indonesia diterima, delegasi saat konfrensi ada Israel diterima, kok tim sepak bolanya gak boleh. Kan aneh, kalau memang mau tegas sampaikan untuk event-event apapun yang melibatkan Israel, tidak boleh, dari awal," kata Ajik Ngurah di Sekretariat DPD Demokrat Bali, Senin, (3/4/2023).
Kalau alasan lainnya adalah keamanan, politisi muda itu mengatakan ini juga sangat tidak masuk akal. Karena Bali sudah sering menjadi lokasi pertemuan internasional, dan itu aman-aman saja. Yang terbaru adalah pengamanan G20 yang sangat sukses pada November 2022 lalu.
"Kita di Bali ini sudah sering menyelenggarakan event-event internasional, kok takutnya sama keamanan, Polda kita luar biasa waktu kemarin G20, waktu itu berapa kepala negara yang datang ke Bali, baik-baik saja, aman-aman saja, TNI kita juga kuat. Nah disitu ujian dari aparat keamanan kita untuk mengamankan event internasional ini," ungkapnya.
Baca Juga: Batal CLBK, Carlos Fortes Temani Taisei Marukawa di PSIS Semarang, Begini Kata Bos Mahesa Jenar
Untuk itu Aji Ngurah mengatakan Partai Demokrat Bali menyatakan sikap agar ke depan, Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat lebih berhati-hati dalam mengambil sebuah keputusan, jangan grasak-grusuk.
"Ke depan harus lebih baik lagi, koordinasikan dengan berbagai pihak, ambil semua informasi jangan grasak-grusuk, jangan selalu emosi yang dikedepankan. Dari sini kita melihat pemimpin itu harus memiliki kecerdasan emosional yang baik," pungkasnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Jokowi Minta Ganti Rugi ke Ganjar Pranowo Rp5 Triliun Atas Gagalnya Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U20
-
Ini Pesan Mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum Menjelang Bebas: Skenario Tuhan yang Terbaik
-
Makin Kuat Dukungan ke Giri Prasta Rebut Kursi Gubernur Bali, Koster Segera Tanggalkan Jabatan
-
Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Partai Demokrat Sayangkan Sikap Gubernur Bali
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek